Oknum Caleg Hanura Diamankan Polisi Mimika Karena Keluar Ucapan “ Awas Kau KPU “

Timika, Tual News – Rapat pleno penetapan perolehan kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Papua yang berlangsung di Gara Neme Yauwehe, Kamis malam ( 1/ 8 ) diwarnai aksi kericuhan.

Keluarkan ucapan ” awas kau KPU ” di Rapat Pleno KPU Kabupaten Mimika, Oknum Caleg Hanura, Hilarius Dolame diamankan Polisi, Kamis malam ( 1/8 )

Informasi yang dihimpun tualnews.com  tiga orang diamakan saat berlangsungnya rapat Pleno KPU Mimika, dan empat lainya juga diamankan pada lokasi berbeda di Jalan Irigasi.

Salah satu dari tiga orang yang diamankan, Polres Mimika adalah seorang Caleg Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura ), Hilarius Dolame. Dolame diamankan polisi disaat Rapat Pleno KPU Mimika berlangsung hanya lantaran mengeluarkan kalimat ucapan “ Awas Kau KPU “ .

Suasana Rapat Pleno KPU Kabupaten Mimika Kamis malam berlangsung Ricuh

Saleh Alhamid dalam rilisnya kepada tualnews.com mengaku sangat menyayangkan sikap dan tindakan Polres Mimika yang menahan Hilarius Dolame hanya karena mengeluarkan kalimat ” awas kau KPU “.

“ Kalau ucapan Dolame itu diterjemahkan polisi sebagai ancaman buat KPU Mimika, meskipun pihak yang diancam belum membuat laporan polisi, maka saya dapat katakan bersyukurlah para Komisioner KPU Kabupaten Mimika yang begitu mendapat perlindungan istimewa dari pihak keamanan “ kesal Alhamid.

Kata dia sebagai pimpinan Parpol merasa keberatan dengan tindakan polisi yang menahan anggotanya hanya karena mengeluarkan kalimat ucapan “ awas kau KPU “. “ Polres Mimika terkesan melindungi KPU dan Bawaslu Mimika “ ujarnya.

Alhamid berharap semua Caleg Hanura yang tidak terpilih bersama simpatisan dapat menahan diri, untuk tidak melakukan hal – hal yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga. “ kepada rekan – rekan Caleg, khsususnya putera daerah yang merasa terzolimi, mari kita bawah masalah ini ke koridor hukum yang mungkin dapat menjawab apa yang kita harapkan “ imbau Saleh Alhamid.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, seperti dilansir berita Mimika News membenarkan pengamanan tiga orang disaat Rapat Pleno KPU Mimika berlangsung karena melakukan interupsi berlebihan.

“ Secara demokratis itu wajar untuk sampaikan pendapat, tetapi semua sudah ada koridor dan aturanya. Kami dari TNI – Polri, hadir untuk memberikan jaminan aman, atas permintaan KPU dan Bawaslu Mimika, sehingga tadi kita amankan tiga orang demi kepentingan masyarakat banyak “ ungkap Kapolres Mimika. ( team tualnews.com )