Ambisi Jabatan Kades, Warga Danar Sare Buat Laporan Tak Benar

Tual News – Patut diduga sejumlah warga Ohoi Danar Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan ( KKTS ), Kabupaten Malra yang membuat laporan tertulis kepada Bupati Malra, M. Thaher Hanubun dan Pimpinan DPRD Malra yang melaporkan Kepala Ohoi Danar Sare, Muhidin Ngabalin terkait pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2019, dilatarbelakangi ambisi jabatan Kepala Desa.

Hal ini mengemuka ketika sejumlah warga Ohoi Danar Sare mendatangi Redaksi tualnews.com, Kamis ( 07/5/2020 ).

“ Apa yang disampaikan sekelompok warga Ohoi Danar Sare dalam pemberitaan itu tidak benar, mereka adalah kelompok yang berambisi untuk menduduki jabatan Kepala Ohoi “ Tandas Ketua Pemuda Danar Sare, Surip Tukloy.

Dikatakan, Kepala Ohoi Danar Sare, Muhidin Ngabalin baru melaksanakan tugas selama 1 tahun dua bulan, sehingga dalam rentang waktu itu tidak masuk akal kalau Kades menggunakan Dana Desa tahun 2019 untuk membeli mobil seperti yang diberitakan.

Ini bukti Baileho Transparansi Dana Desa Danar Sare tahun anggaran 2019

“ Kepemimpinan Kepala Ohoi Danar Sare dalam kelolah Dana Desa tahun 2019 sangat transparan dan terbuka kepada masyarakat, buktinya pembangunan fisik pagar Desa, PAUD, jalan rabat beton, dan renovasi Balai Rakyat “ Ungkap Ketua Pemuda, Surip Tukloy.

Kata Tukloy, dirinya secara pribadi tidak mengetahui laporan sekelompok warga masyarakat itu, namun setelah mendengar informasi yang beredar baru mengecek kebenaran.

Ini bukti pagar Desa Dana Sare yang dibiayai Dana Desa Tahun 2019

“ Setelah saya cek dibeberapah pemuda Danar Sare, ternyata mereka hanya disodorkan selembar kertas untuk tanda tangan laporan, tanpa mengetahui isi laporan, bahkan ada yang dijanjikan akan dapat bantuan, termasuk janji bantuan buat  para Ibu PAUD “ ujarnya.

Keterangan Ketua Pemuda Ohoi Danar Sare, juga dibenarkan dua pemuda Danar Sare lainya,  Taher Ngabalin dan Sahlan Ngablin.

“ Kami hanya disuru tanda tangan laporan, tanpa mengetahui isi laporan tersebut untuk apa “ Ungkap Taher dan Sahlan Ngabalin yang namanya tercatut dalam laporan sekelompk warga tersebut.

Ini bukti jalan rabat beton Ohoi Danar Sare yang dibiayai Dana Desa tahun 2019

Sementara itu, salah satu Perangkat Ohoi Danar Sare, Samsul Ngabalin, menjelaskan kalau laporan sekelompok warga Ohoi Danar Sare yang menuding Kepala Ohoi Danar Sare menggunakan Dana Desa tahun 2019 untuk membeli kendaraan roda empat adalah informasi sesat dan  tidak benar.

“ Tidak benar, Kepala Ohoi Danar Sare gunakan Dana Desa tahun anggaran 2019 untuk beli mobil, karena semua anggaran itu diperuntuhkan untuk program pembangunan fisik seperti pagar desa, PAUD, jalan rabat beton dan rehabilitasi total rumah adat “ Jelas Ngabalin yang juga Kepala Seksi Kesejatraan di Ohoi Danar Sare.

Ini bukti rehabilitasi Gedung PAUD yang dibiayai Dana Desa Danar Sare tahun 2019

Ngabalin mengaku, laporan sekelompok warga masyarakat di Ohoi Danar Sare adalah kelompok yang kontra dengan Kepala Ohoi, karena faktor kecemburuan sosial.

“ Bapak Kepala Ohoi Danar Sare bersama Isterinya adalah ASN, mereka sudah punya mobil lima tahun sebelum dana desa tahun anggaran 2019 turun, sehingga laporan sekelompok warga itu karena faktor kecemburuan sosial “ Terangnya.

Tokoh Perempuan Danar Sare, Ny. Astrid Let – Let, menerangkan kalau sejak kepemimpinan  Kepala Ohoi Danar Sare, Muhidin Ngabalin, satu tahun dua bulan, mereka sangat merasakan manfaat dana desa bagi peningkatan kesejatraan para Ibu – Ibu PKK.

Ini bukti rehab total Balai Rakyat Danar Sare yang dibiayai Dana Desa tahun 2019

“ Kami Ibu PKK dapat banyak fasilitas dari dana Desa, misalnya atribut baju dll, apalagi kalau ada kegiatan keluar, kami difasilitasi transportasi pulang – pergi oleh Kepala Ohoi Danar Sare. Jadi semua berjalan baik dan lancar “ Terang Let – Let.

Dirinya menilai Kepo Danar Sare bekerja transparan dan terbuka kepada masyarakat terkait pengelolaan dana desa, namun yang terjadi di masyarakat karena faktor kecemburuan sosial.

“ Kepo Danar Sare sudah bekerja maksimal dan terbuka kepada masyarakat, namun sebagian masyarakat karena kecemburuan sosial ingin menduduki jabatan Kades dan perangkat Ohoi, sehingga harus buat laporan yang tidak benar “ Sesalnya.

Anggota Badan Saniri Ohoi ( BSO ) Danar Sare, Sabtu Hanubun menilai kepemimpinan Kepo Danar Sare sangat baik dan bekerja terbuka kepada masyarakat.

Kantor Ohoi Danar Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Malra

“ Laporan warga, kalau Kepala Ohoi gunakan Dana Desa Danar Sare tahun 2019 untuk beli mobil tidak benar, karena yang bersangkutan baru menduduki jabatan Kades satu tahun, sedangkan lima tahun sebelumnya Bapak Kepala Ohoi bersama Isteri yang juga Aparatur Sipil Negara ( ASN ) sudah memiliki mobil. Jadi ini hanya faktor kecemburuan sosial “ Tandas Hanubun.

Kasi Pembangunan Ohoi Danar Sare, Kasbi Ngabalin menyesalkan laporan sekelompok warga masyarakat yang melaporkan hal yang tidak benar di Ohoi Danar Sare.

“ Ohoi Danar Sare pertama masuk LPJ Dana Desa 2019, karena sukses melaksanakan program fisik dari anggaran dana desa tahun 2019 baik pembangunan pagar desa, jalan rabat beton, PAUD dan rehab total Balai Rakyat “ Ungkapnya.

Ngabalin mengaku, semua warga masyarakat Danar Sare ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program fisik Dana Desa, buktinya material lokal warga seperti batu, pasir dll dimanfaatkan untuk pembangunan fisik dana Desa Danar Sare tahun 2019. ( team tualnews )