Pemkot Tual Target PAD 2021 31,5 Milyar

Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag
Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag

Tual News – Pemerintah Kota Tual menargetkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kota Tual pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp 31.504.652.800,- atau naik 3,30 persen, bila dibandingkan dengan tahun 2020, sebesar Rp 30.497.219.500,-.

Hal ini diungkapkan Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag dalam sambutanya pada Pengantar Nota Keuangan Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tual tahun anggaran 2020, Kamis ( 19/11/2020 ), guna dibahas bersama antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

“ Untuk menuju ke arah itu, beberapah kebijakan pendapatan daerah yang akan dilaksanakan di tahun 2021 antara lain, meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD Kota Tual dan penyederhanaan sistem  serta prosuder administrasi pemungutan untuk meningkatkan ketaatan wajib pajak daerah dan wajib retribusi daerah “ Tandasnya.

Walikota Tual merinci gambaran umum PAD Pemkot Tual  tahun anggaran 2021 yakni target pajak daerah 2021 sebesar Rp 5.357.600.000,-,naik 19,5 % dari target pajak daerah tahun 2020.

“ Target retribusi daerah tahun 2021 sebesar Rp 7.174.705.000,- dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tahun 2021 sebesar Rp 2.089.915.000,- serta lain – lain PAD Kota Tual  yang sah adalah Rp 16.882.432.800,- “ Rincinya.

Kata Rahayaan, pendapatan transfer tahun anggaran 2021 ditargetkan Rp 691.140.599.100,- atau naik sekitar 32,65 %.

“ Rincian pendapatan transfer masing – masing, target dana bagi hasil tahun 2021 sebesar Rp 8.277.364.000,- , turun sekitar 15,88 %  dari target tahun 2020. Selain itu target Dana Alokasi Umum ( DAU ) tahun 2021 sebesar Rp 375.667.302.000,- atau turun 9,76 %  “ Jelasnya.

Sedangkan kata Walikota Tual, target Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2021 sebesar Rp 242.181.195.000,- naik sekitar 155,19 %  dari target DAK tahun 2020.

“ Target dana insentif daerah tahun 2021 sebesar Rp 18.485.495.000,-, naik 125,36 %  dari target tahun sebelumya, termasuk target Dana Desa tahun 2021 sebesar Rp 37.438.217.000,-, naik 4,40 % dari target Dana Desa tahun 2020 “ Terang Rahayaan.

Sementara itu tentang belanja daerah Pemkot Tual tahun anggaran 2021, kata Walikota Tual, belanja operasi ditargetkan  Rp 393.815.301.136,-, turun  1,00 % , dibandingkan tahun target belanja tahun 2020 sebesar Rp 397.791.904.749,-.

“ Belanja operasi terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 200.475.161.59,-, naik 13,80 % dari belanja tahun 2020,. Belanja barang dan jasa tahun 2021 sebesar Rp 185.252.439.876,- turun sekitar 9,13 % dan belanja hibah Rp 7.487.700.000,-, turun 55,85 % “ Urainya.

Menurut Rahayaan belanja bantuan sosial tahun 2021 sebesar Rp 600.000.000,-, naik 33,33 %, termasuk target belanja modal yang ditargetkan Rp 275.876.024.205, atau naik   124,50 %, bila dibandingkan target belanja modal tahun 2020 sebesar Rp 122.882.004.351,-

Kata dia, penyesuaian struktur belanja daerah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, dimana terdapat pengalihan beberapah pos belanja daerah yakni penggabungan belanja pegawai dalam belanja operasi, dimana sebelumnya dipisahkan dalam belanja pegawai langsung dan tidak langsung. ( TN )