Kategori
Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Politik Seputar Maluku

Bupati Malra Usul Perpanjangan Penutupan Bandara Sampai 31 Juli

Tual News – Bupati Maluku Tenggara, Propinsi Maluku, M. Thaher Hanubun, kembali menyurati Menteri Perhubungan RI di Jakarta, tanggal 29 Juni 2020, meminta perpanjangan masa penghentian / pembatasan layanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sampai tanggal 31 Juli 2020.

Dalam surat tertulis resmi Bupati Malra, Nomor ; 553.1/3144/Setda yang tembusanya juga disampaikan kepada Gubernur Maluku, Dirjen Perhubungan Udarah, Kementrian Perhubungan RI, Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Propinsi Maluku dan Kepala UPBU Karel Sadsuitubun Langgur, Bupati Hanubun mohon perpanjangan masa penghentian / pembatasan layanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sampai tanggal 31 Juli 2020.

“ Mengingat kondisi persebaran covid-19 di Provinsi Maluku, khususnya di wilayah Kabupaten Malra dan Kota Tual ( wilayah pelayanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur ), yang telah ditemukan kasus positif, maka kami mohon perpanjangan masa penghentian / pembatasan layanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sampai tanggal 31 Juli 2020 “ Pintahnya.

Namun Bupati Malra dalam surat tertulis itu, memberikan pengecualiaan pelayanan bandara untuk kesehatan/medis, logistik, perbankan, dan layanan tertentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan penanggulangan covid-19.

Sebelumnya, melalui surat tertulis Bupati Malra, Nomor ; 553.1/2719/Setda, tanggal 4 Juni 2020, Pemkab Malra menyurati Menteri Perhubungan RI  soal penhentian dan pembatasan layanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, yang ditindaklanjuti Kementrian Perhubungan RI, dengan pembatasan pelayanan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur sampai tanggal 30 Juni 2020. ( TN )

 

Kategori
Hukum Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Politik Seputar Maluku

Kadis Kesehatan : 418 Warga Tual Rapid Test, 11 Reaktif

Tual News – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual, Propinsi Maluku, dr. Betty Subaidah dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tual dan DPRD, Selasa  ( 30/06/2020 ) melaporkan kalau sampai saat ini tim medis telah melaksanakan rapid test terhadap 418 warga Kota Tual, pasca penetapan dua warga Kota Tual positif covid-19, dan hasil RDT itu adalah 11 warga dinyatakan reaktif.

“ Sampai hari ini, kami sudah laksanakan rapid test kepada 418 warga Kota Tual, hasilnya 11 orang reaktif “ Lapor Kadis Kesehatan dalam RDP bersama DPRD Kota Tual, yang dihadiri Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, SE, Sekda Kota Tual, A. Yani Renuat dan Pimpinan Forkopimda Kota Tual dan Malra.

Dr. Betty mengaku, fasilitas alat rapid test yang ada di RSUD Maren Kota Tual sejumlah 210 buah dan sudah digunakan sebanyak 100 buah.

“ Kami akan usaha pengadaan sendiri alat rapid test, selain memperoleh bantuan dari Dinkes Propinsi Maluku, namun alat rapid test yang kwalitas baik, setelah kami cek di Jakarta sudah menghentikan produksi  “ Ujarnya.

Kota Tual Jebol, Dua Positif Covid-19 & Satu ODP

Sedangkan terkait sorotan Anggota DPRD Kota Tual, Jimal Kabalmay, tentang belum adanya action Tim Covid-19 Kota Tual dalam pembagian masker kepada masyarakat, Kadis Kesehatan Kota Tual, menjelaskan pihaknya sudah membagikan 7.000 buah masker kepada warga Kota Tual.

“ 7.000 ribu buah masker sudah kita bagi, dan saat ini masih tersedia 9.000 buah masker “ katanya.

Dikatakan, kondisi pasien 01 dan 02, positif covid-19 Kota Tual yang dirawat di RSUD Maren Kota Tual sampai saat ini membaik.

Dua Warga Tual Positif Covid-19 Bukan Pelaku Perjalanan

Menyoal tentang permintaan DPRD agar sample hasil sweb dua pasien positif covid-19 dikirim ke Makasar atau Jakarta untuk uji laboratorium sebagai pembanding, Kadis Kesehatan, menjelaskan sesuai protap dan  pemetaan Kemenkes RI, untuk kab/kota di Propinsi Maluku, semua hasil sweb dikirim di Balai Kesehatan Ambon, sehingga belum bisa dilakukan pengiriman sample pembanding keluar Maluku.

“ Pasien 01 dan 02 bukan pelaku perjalanan, namun indikasi tertular dari Orang Tanpa Gejalah ( OTG ) “ Ungkap dr. Betty.

Dokter EM Membaik, Walikota Tual Berdialog Langsung Pasien Positif Covid-19

Sementara itu Kepala RSUD Maren, dr. Herlina, dalam penjelasan kepada DPRD mengaku pasien 01 ( dokter EM ), kondisi semakin membaik, pasca pengumuman Tim Covid-19 Kota Tual, terkait hasil PCR dari Dinkes Maluku yang menyatakan dua pasien positif corona, karena sebelum hasil itu turun, pasien 01 sudah mendapat perawatan medis di RSUD Maren Kota Tual.

“ Covid-19 adalah penyakit baru sehingga banyak orang takut dan panik, padahal kalau kita jaga daya tahan tubuh ( imun tubuh ) agar tetap baik, maka bisa sembuh sendiri “ Ungkap dr. Herlina.

Lagi, Oknum ASN Pemkab Malra Positif Covid-19 di RSUD Tual Membaik

Dikatakan, banyak warga bertanya soal dokter muda yang banyak meninggal, karena menangani pasien corona, Kepala RSUD Maren Kota Tual itu berpendapat, kalau banyak dokter muda meninggal, sebab sudah berkali – kali terpapar covid-19, dengan penurunan daya tahan tubuh.

“ Pasien covid-19 kalau daya tahan tubuh bagus, bisa sembuh sendiri “ katanya.

Walikota Tual : Ini Diluar Kemampuan Ilmu Yang Saya Miliki

Sementara itu Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag dalam menjawab pertanyaan Anggota DPRD Kota Tual pada RDP bersama Tim Gugus Tugas, mengaku sudah maksimal melakukan pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Tual melalui penutupan akses Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur.

Tinjau Fasilitas RSUD Maren, Kapolres Malra, Dandim dan Walikota Tual Jalani Rapid Test

“ Kami sudah maksimal lakukan pencegahan, dan penutupan laut dan udarah secara ketat, tidak ada yang kemana – mana, tapi muncul dua warga Tual reaktif lalu positif covid-19, ini diluar kemampuan ilmu yang saya miliki “  Tandasnya.

Walikota mengaku ragu dengan konsep penanganan karantina mandiri, olehnya itu pihaknya bersama Forkopimda Kota Tual saat peninjauan fasilitas RSUD Maren Kota Tual, Senin ( 29/06/2020 ) sudah membicarakan secara detail penanganan pasien covid-19.

Empat ASN LH Malra & Tiga Staf RSUD Karel Reaktif

Dalam RDP bersama DPRD Kota Tual, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ali Mardana, SE. Turut memberikan pencerahan yakni Danlanal Tual, Dandim 1503 Tual, Danlanud D. Dumatubun Langgur dan Wakapolres Malra.

Berikut Kronologi Perjalanan Pasien 01 ( Dokter EM ) :

  1. Kamis 18 Juni 2020

Berdasarkan Surat Walikota Tual, Nomor : 100/GT-KT/2020, sifat ; penting, perihal ; mohon dukukungan.

Surat yang ditujuhkan kepada Panglima Komando Operasi III ( Pangko Ops AU ) Biak, meminta dukungan TNI – AU, agar dr. EM, laki – laki ( 52) dan ES laki –laki ( 54 ) pendamping, akan melakukan perjalanan dari Kota Tual menuju Ambon dan Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dalam rangka pengobatan lanjutan.

Dokter. EM bersama kakaknya adalah pelaku perjalanan yang baru mau melakukan perjalanan dengan pesawat Foker milik TNI-AU, namun ketika hendak naik pesawat, harus melalui protokol kesehatan Tim Covid-19 Kabupaten Malra.

Ketika menjalani Rapid Test sebanyak tiga kali di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, hasilnya reaktif. Akhirnya dr. EM batal diberangkatkan dan direkomendasikan ke RSUD Maren Kota Tual.

  1. Jumat 19 Juni 2020

Dokter EM masuk RSUD Maren Kota Tual, untuk memastikan hasil rapid test di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Dokter di Rumah Sakit Maren, kembali melakukan rapid test sebanyak tiga kali dan hasilnya reaktif.

Dokter EM, akhirnya diisolasi bersamaan dengan pasien 02 ( Ny. SLJ ) diruang isolasi RSUD Maren Kota Tual.

  1. Minggu 21 Juni 2020

Hasil RDT Pasien 01 dr. EM dan pasien 02 Ny. SLJ, dikirim dengan pesawat Foker milik TNI-AU ke Balai Kesehatan Ambon, Propinsi Maluku  untuk diuji pada Laboratorium.

  1. Kamis 25 Juni 2020

Tim Covid-19 Kota Tual menggelar Konferensi Pers di Aula Kantor Walikota Tual, mengumumkan secara resmi dua pasien positif covid-19 Kota Tual yakni pasien 01 dr. EM dan pasien 02 Ny. SLJ serta satu ODP, berdasarkan hasil yang diturunkan Dinas Kesehatan Propinsi Maluku, melalui uji PCR.

  1. Jumat 26 Juni 2020, Pukul 17.00 WIT

Kondisi kesehatan Dokter EM yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tual semakin baik dan sehat, terbukti Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, Jumat Sore ( 26/06/2020 ), pukul 17.00 WIT berkomunikasi langsung via telpon seluler bersama Pasien Covid-19 Kota Tual, Dokter EM yang sementara berada di ruangan isolasi RSUD Maren Kota Tual.

“ Alhamdulilah perkembangan semakin baik “ Ujar Pasien Dokter EM, via telpon seluler ketika dihubungi Walikota Tual, disaksikan Wartawan tualnews.com, Oce Leisubun.

Kondisi pasien 02, Ny. SLJ yang terkonfirmasi covid-19 Kota Tual juga membaik, saat berdialog langsung dengan Kadis Lingkungan Hidup, Ana Yunus dan disaksikan langsung, Wartawan tualnews.com, Oce Leisubun, via vidio call WA, Sabtu ( 27/06/2020 ). ( TN )

 

Kategori
Hukum Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Seputar Maluku

Pemkot Tual Dalam Waktu Dekat Realisasi Pengadaan Tanah TPU

Tual News – Pemerintah Kota Tual dalam waktu dekat akan segera merealisasikan pembayaran pengadaan tanah tempat pekuburan umum ( TPU ) seluas dua hektare bagi warga beragama kristen Protestan dan Khatolik di Kota Tual.

Walikota Tual, Adam Rahayaan, S. A.g ketika dikonfirmasi tualnews.com, Jumat ( 27/06/2020 ) membenarkan hal itu.

“ Saya perlu luruskan,  kalau pengadaan tanah TPU Kota Tual baru masuk APBD Kota Tual tahun 2019, jadi kalau dibilang pengadaan selama tiga tahun anggaran itu tidak benar.  Awalnya kita rencana pengadaan satu hektare, ketika blusukan jelang pilkada, ada  usulan basudara di wilayah UN dan sekitarnya yang kesulitan tempat pemakaman, dimana keluarga yang meninggal harus dimakamkan dipinggir rumah, lalu dianggarkan didalam APBD 2019 “ Ungkapnya.

Rahayaan mengaku, pihaknya sudah memfasilitasi pemilik tanah TPU yakni marga Tarantein dan Batyanan dan berusaha memediasi kedua pihak.

Puluhan Tahun Warga GPM Tual Belum Punya TPU

“ Solusi dalam pertemuan fasilitasi itu, saya minta yang awalnya satu hektare, kita rubah jadi dua hektare, tujuanya  1 ha lahan TPU dari Marga Tarantein untuk basudara Protestan  dan 1 ha dari marga Batyanan, untuk umat Katolik, nanti lahan TPU bagi basudara Islam akan dicari disekitar Desa Fiditan “ Jelas Walikota Tual.

Walikota Tual menepis issu yang berkembang soal pengadaan tanah TPU Kota Tual seluas 4 ha.

Pemilik Lahan TPU Kota Tual 2 H Kecewa Belum Dibayar

“ Informasi yang berkembang di medsos soal pengadaan tanah 4 ha tidak benar, Bapak Kapolres sampai hubungi saya terkait ini, karena menjaga kamtibmas jelang HUT Bhayangkari 1 Juli 2020. Saya jelaskan kalau yang benar pengadaan tanah seluas 3 ha untuk pembangunan Kodim persiapan Kota Tual, kami sudah bayarkan sebagian kepada pemilik tanah Marga Renyaan Taar, karena tidak ada persoalan “ terangnya.

Sementara terkait pengadaan tanah di Vanil Kota Tual, Walikota Tual mengaku pembayaran  masih ditangguhkan, karena ada komplain dari pemilik lahan.

( TN )

Kategori
Hukum Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Seputar Maluku

Pelaku Perjalanan Kota Tual Dijemput Jalani Rapid Test

Tual News – Tim Medis Covid-19 Kota Tual, Senin ( 29/06/2020 ) mendatangi rumah kediaman salah satu pelaku perjalanan dari Namlea, Kabupaten Buru, Propinsi Maluku, berinsial KF ( 65 ) yang sudah berada di kediamanya selama satu minggu untuk menjalani rapid test covid-19 di RSUD Maren Kota Tual.

Tinjau Fasilitas RSUD Maren, Kapolres Malra, Dandim dan Walikota Tual Jalani Rapid Test

Berdasarkan keterangan pelaku perjalanan, KF, kepada tualnews.com, mengaku dirinya melakukan perjalanan dari Desa Lamahang, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru menuju Kota Tual menggunakan kapal motor milik masyarakat desa setempat.

Kata KF, perjalanan mengarungi lautan dengan angin dan ombak kencang dilalui selama delapan hari, harus melewati kecamatan Gorong dan Tayando Tam,  baru tiba di Dusun Mangon, Kota Tual, Senin ( 22/06/2020 ) pukul 02.00 WIT.

Brimob Maluku Semprot Disinfektan & Patroli Himbau Warga Ikut Protokol Kesehatan

Saat tiba dirumah, KF melaksanakan isolasi mandiri dirumah sudah satu minggu, namun warga masyarakat disekitarnya terus mencibir dirinya dan keluarga positif covid-19.

Ketua RT setempat sudah melaporkan hal ini kepada Tim Gugus Tugas Kota Tual, dan langsung  ditindaklanjuti, senin ( 29/06/2020 ).

Cegah Covid-19, Cipayung Plus Desak Bupati Malra & Walikota Tual Rapid Test Massal

Pelaku perjalanan KF, mengaku sudah berada di Desa Lamahang selama dua bulan untuk melihat kubur cucunya disana, dan kemudian mengurus surat icin jalan dan dokumen kesehatan lainya di Kantor Dinas Kesehatan kecamatan Waplau, Kabupaten Buru untuk kembali ke Kota Tual.

Sampai saat ini kondisi KF sehat, tidak tampak gejalah penyakit bawaan, namun pelaku perjalanan ini sudah diantar di RSUD Maren Kota Tual untuk menjalani rapid test dan saat ini sudah kembali dirumah. ( TN )

Kategori
Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Pendidikan Politik Seputar Maluku

Tinjau Fasilitas RSUD Maren, Kapolres Malra, Dandim dan Walikota Tual Jalani Rapid Test

Tual News – Kapolres Maluku Tenggara ( Malra ) AKBP Alfaris Pattiwael, S.I.K, M.H dan Dandim 1503 Tual, Letkol. Inf Cristian Noya bersama Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, Wawali Tual, Usman Tamnge, SE serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual, dr. Betty Subaidah, Senin ( 29/06/2020 ) mengunjungi RSUD Maren Kota Tual di Desa Dullah, Kecamatan Dullah Utara, dalam rangka mengecek kesiapan fasilitas di rumah sakit yang merawat dua pasien positif covid-19 Kota Tual, sekaligus menjalani rapid test.

Pantauan tualnews.com, usai mengecek kesiapan fasilitas RSUD Maren Kota Tual, Kapolres Malra bersama seluruh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tual menjalani rapid test ( RDT ) di RSUD Maren Kota Tual.

Dari hasil rapid test terhadap Kapolres Malra, Dandim 1503 Tual, Walikota Tual, Wakil Walikota Tual, Kadinkes Kota Tual, Direktur RSUD Maren bersama anggota Tim Covid-19 Kota Tual, hasilnya Non Reaktif.

Kapolres Malra, AKBP Alfaris Pattiwael, S.I.K, M.H, kepada tualnews.com, mengaku pelaksanaan rapid test kepada Tim Gugus Tugas Kota Tual sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

“ Rapid test sebagai bentuk pencegahan, olehnya itu Forkopimda bersama Tim Gugus harus jadi contoh dan memberikan  edukasi kepada masyarakat, karena hasil rapid test tadi alhamduliah hasilnya Non Reaktif semua “ Tandas Kapolres Malra.

Pattiwael mengajak masyarakat di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, agar jangan takut untuk menjalani rapid test covid-19, sebab hal ini dilakukan demi pencegahan penyebaran covid-19 di Nuhu Evav. ( TN )

Kategori
Hukum Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Pendidikan Seputar Maluku

Brimob Maluku Semprot Disinfektan & Patroli Himbau Warga Ikut Protokol Kesehatan

Tual News – Pasca pengumuman Tim Covid-19 Kota Tual, di Propinsi Maluku, kamis ( 26/06/2020 ),  yang secara resmi mengumumkan dua warga Kota Tual positif covid-19, Personil Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Maluku, Minggu ( 28/06/2020 ) menyambangi Rumah Sakit Hati Kudus Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka melaksanakan penyemprotan disinfektan. Disaat yang sama sejumlah personil Brimob Maluku lainya dipimpin Brigpol Matias Vavu dkk melaksanakan kegiatan patroli tanggap bencana di Pelabuhan Fery Kota Tual, Minggu ( 28/06/2020 ) dalam rangka menghimbau warga masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, KBP Guntur, S.I.K, M.H kepada tualnews.com mengaku dirinya menginstruksikan seluruh jajaranya di Satuan Brimob Maluku agar terus melaksanakan kegiatan pencegahan covid-19 melalui kegiatan sosialisasi protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran wabah covid- 19 di Propinsi Maluku.

Sementara itu, personil Kompi 1 Batalyon C Pelopor, sesuai pantauan tualnews.com, minggu siang melaksanakan penyemprotan disinfektan di RS. Hati Kudus Langgur, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Nuhu Evav.

Kegiatan penyemprotan dilaksanakan dengan sasaran ruangan – ruangan yang menjadi pusat pelayanan medis pasien seperti ruang tunggu, UGD, apotik, laboratorium, ruang bersalin dan ruangan rawat inap pasien lainya.

Sedangkan di Pelabuhan Fery Kota Tual, Brigpol Matias Vavu dkk melaksanakan patroli siaga tanggap bencana, sekaligus menghimbau para pengguna jasa angkutan laut agar menjaga keselamatan.

“ Kami memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bencana alam dan menghimbau masyarakat mencegah penyebaran virus corona dengan mematuhi  protokol kesehatan yakni pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan “ Tandasnya.

Wakil Komandan Batalyon C Pelopor Brimob Maluku, AKP S. Basahona kepada tualnews.com, mengakui kegiatan penyemprotan disinfektan dan patroli tanggap bencana yang dilakukan Brimob Maluku secara kontinue, dengan sasaran fasilitas pelayanan publik, perkantoran dan perumahan warga masyarakat serta tempat ibadah.

“ Ini adalah perang kita bersama, sudah sepatutnya kita bersama – sama berjuang melawan covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan “ ajak Basahona. ( TN )