Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

Walikota Minta Proses Hukum Pengrusakan Kantor DPRD Kota Tual

Tual News – Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.A.g, minta polisi memproses hukum oknum pelaku pengrusakan Kantor DPRD Kota Tual, dalam aksi demonstrasi penolakan Undang – Undang Cipta Kerja ( Omnibus Law ) minggu kemarin.

“ Oknum pelaku pengrusakan Kantor DPRD Kota Tual harus diproses hukum, agar ada efek jerah, karena Koordinator Lapangan ( Korlap ) yang masukan  icin demo di Polres Tual orang lain, sementara oknum pelaku pengrusakan juga orang lain. Jadi nanti dalam proses pemeriksaan akan terungkap modus aksi itu “ Pintahnya.

Walikota Tual sangat menyesalkan prilaku Oknum Mahasiswa yang melakukan pengrusakan Kantor DPRD Kota Tual, sebab sebagai kaum intelektual di Kota Tual yang dijuluki Kota Maren dan beradat, seharusnya aksi anarkis itu tidak terjadi, sebab meja, kursi dan pot bunga ada tidak bersalah.

“ Siapa saja boleh berpendapat, tapi jangan anarkis “ Ujarnya.

Kata Rahayaan, palu sidang DPR sudah diketuk, sebagai tanda Undang – Undang sudah disahkan, sehingga kalau ada warga Negara yang tidak puas, dipersilahkan mengajuhkan gugatan ke Lembaga Peradilan.

“ Palu sudah jatuh sesuai ketentuan 40 hari, Undang – Undang sudah berlaku, sedangkan bagi yang tak puas,  Negara siap Lembaga Peradilan, jadi silahkan, tempuh jalur hukum,  tidak mungkin ada Negara dalam Negara “ Sesalnya.

Terkait permintaan para pendemo agar Walikota Tual, harus menandatangani petisi penolakan Undang – Undang Cipta Kerja ( Omnibus Law ), Rahayaan menegaskan dirinya tidak akan melaksanakan hal itu, sebab sebagai Kepala Pemerintahan Daerah tetap taat dan tunduk kepada Pemerintah Pusat.

“ Saya tidak akan tanda tangan, itu terlalu kerdil,  kalau saya tanda tangan, saya bukan anak kecil atau jalanan, saya Kepala Daerah, hirarki Pemerintahan dari pusat sampai ke daerah sudah jelas, hari ini palu jatuh dipusat, saya tunduk dan taati, materi dan Undang – Undang itu saya belum pelajari, bagaimana saya mau tanda tangan sesuatu yang belum diketahui “ Kesal Rahayaan.

Kata Walikota Tual, kalau dirinya Anggota DPR asal Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), siap menandatangani penolakan Omnibus Law,  namun sebagai Kepala Pemerintahan Daerah yang sudah mendapat amanah rakyat, tidak akan melakukan hal itu.

“ Kalau saya Anggota DPR PKS , saya tanda tangan penolakan, karena saya wakil rakyat di Lembaga Politik, tapi saya ini orang Pemerintahan, Presiden RI, Menkopulhukam sudah keluarkan pernyataan resmi, maka kami tunduk kepada Pimpinan Pemerintahan yang ada di pusat  “ Jelas Walikota Tual.

Walikota Rahayaan, menegaskan agar oknum pelaku pengrusakan Kantor DPRD Kota Tual harus diproses hukum, agar menjadi efek jerah, sehingga aset Daerah / Negara yang rusak tidak menjadi beban keuangan Daerah.

“ Sudah jelas ini melanggar hukum, maka harus diproses hukum, kalau ini dibiarkan, maka esok akan terjadi lagi, dan berapah banyak anggaran yang harus dikeluarkan untuk pengadaan barang di DPRD Kota Tual. Saya minta dukungan semua pihak, kita harus jujur mengakui yang salah itu salah, dan benar tetap benar  “ Pintahnya.    ( TN )

 

 

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

HMI Tual – Malra Gelar Basic Training Menuju Kader Islam Berkwalitas

Tual News – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kota Tual – Maluku Tenggara, menggelar kegiatan Basic Training, latihan kader satu untuk kumpulan Mahasiswa Islam, Komisariat se – jajaran di Nuhu Evav, berlangsung sejak sabtu (12/9/2020 ), demi membangun kader Mahasiswa Islam berkwalitas Akademis.

Ketua HMI Tual – Malra, Abdulrahman Aziz, kepada tualnews.com, Minggu ( 13/9/2020 ) di Gedung Baileo Kota Tual, mengaku kegiatan tersebut bertujuan membangun kader Mahasiswa Islam berkwalitas akademis yang sadar akan fungsi dan perananya dalam organisasi, serta hak dan kewajiban sebagai kader umat serta bangsa.

Aksi Demo di Tual Ricuh, HMI Boykot Kantor Parlemen

“ Dari data yang kami miliki, sampai saat ini sudah ada 500 Anggota biasa HMI Tual – Malra “ Ungkapnya.

Kata dia, pembukaan kegiatan ini berlangsung di Makodim 1503 Tual, yang dibuka secara resmi oleh Walikota Tual, yang diwakili staf ahli bidang hukum, politik dan sosial budaya,  Hi. Abdullah Notanubun, S.Sos. M.M. dan diawali pembacaan ayat suci Al – Qur’an, sambutan Ketua KAHMI, dan Ketua HMI Cabang  membuka secara resmi Basic Traning Komisariat se – jajaran HMI Cabang Tual – Malra.

Gempa Saumlaki Iringi 2X Ucapan Maaf DPRD Kepada HMI Tual

“ Bapak Dandim 1503 Tual, tadi baru selesai membawakan materi tentang merawat kebhinekaan untuk tangkal radikalisme / separatisme dalam bingkai NKRI “ Terangnya.

Diduga Dana Aspirasi 27 Motor Bodong Picu Aksi Demo HMI di Tual

Selain itu Kata Ketua HMI Tual – Malra, para pemateri lainya masing – masing, Ketua KOHATI HMI Cabang Tual yang membawakan materi tentang KOHATI dan identitas perempuan muslim dan materi kepemimpinan manajemen organisasi yang dibawakan langsung Anggota DPRD Kota Tual, Taufik Hamud yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kota Tual.

12 Anggota DPRD Sambangi Polres Cabut Laporan HMI Tual

“ Sebelumnya Mantan Ketua HMI, Ruslany Rahayaan, membawakan materi tentang manajemen konflik dan pemateri Sahlani Raharusun yang menyampaikan retorika dan protokoler “ Ujarnya.

Dikatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama enam hari, sebab masih ada pemateri lainya dari Alumni HMI seperti Bahrawi Raharusun, Lukman Matutu, Salem Oat, Maliq Serang, Din Rahayaan, Megawati Serang, Dahlan Seknun, Dodi Husein, Ismail Rumkel, Sukri Gozali Fakaubun, Samsul Marlin, Haryadi Bakri, M. Zein Nuhuyanan, Basuki Rahmat Oat, Gufroni Rahawarin, Usman Hanubun, Darmawati A.Koedoeboen, Soleman Letsoin beserta Pengurus Cabang lainya.

Lewat Surat, Waka DPRD Kota Tual Cabut Laporan Polisi Atas Aliansi HMI Tual

“ Peran Kader HMI di Kota Tual dan Malra sangat nampak, bisa dilihat ketika kami ikut membantu masyarakat dengan membagikan sembako dan masker ditengah pandemi Covid-19, termasuk di hari raya Islam, HMI turut menyumbangan hewan qurban kepada umat Islam “ Tandas Ketua HMI Tual – Malra, Abdulrahman Aziz. ( TN )