Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

Raja Ub Ohoi Faak Antara Milik Marga Rahawarin, Talubun dan Walten ?

<!– Global site tag (gtag.js) – Google Analytics –>
<script async src=”https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=G-EXV5GQ3P06″></script>
<script>
window.dataLayer = window.dataLayer || [];
function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
gtag(‘js’, new Date());

gtag(‘config’, ‘G-EXV5GQ3P06’);
</script>

News – Kekosongan jabatan Raja Ub Ohoi Faak, di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara di Propinsi Maluku, selama puluhan tahun, akhirnya menemui titik terang, pasalnya berdasarkan satu dokumen perjanjian tertulis yang dibuat di Elralang, tanggal 2 Oktober 1934, yang diterima tualnews.com, menyebutkan kalau pemilik sah Raja Ub Ohoi Faak adalah Marga Talubun, sedangkan Wakil Raja dari Marga Walten.

20 Tahun Raja Ub Ohoi Faak Malra Vakum, Proses Kepala Ohoi Mandek

Didalam dokumen perjanjian tertulis yang ditandatangani dengan cap ibu jari oleh masing – masing pihak yakni M. Rahawarin, Leo Talubun dan Herman Walten, disahkan Asisten Resisdent Zaman Penjajahan Belanda, menerangkan kalau para pihak yang bertanda tangan adalah Tokoh – Tokoh Adat Negeri Elralang yang membuat satu perjanjian tertulis.

“ Kami jang bertanda soerat ini, Leo Taloeboen, Hermand Walthein, Mohamad Raein Rahawarin. Warnemen dan toe – toe adat Negeri Elralang soed boet djanji yakni Warnemen Leo Taloeboen soeda dapat satoe poetoesan jang mana soeda jadi Radja di Raadchap Oebohoifaak, namun atas soeatoe pikiran jang djerni  dengan wakil warnemen Hoar Ngoetroe, toen Hermand Walthein, bahwa kami pertjajakan Mohamad Rein Rahaewarien, untuk jadi Raja sementara waktoe, sampai ada dari pihak jang berhak soeda dewasa/betsar baroe serahkan kembali / poelang “ Tulis para pihak dalam dokumen perjanjian tertulis bahasa tempo dulu yang dibuat di Elralang tanggal 2 October 1934.

Fautgilyanan : Raja Ub Ohoi Faak Adalah Raja Perjuangan

Dijelaskan dalam dokumen ini, kalau yang menjadi Raja Ub Ohoi Faak adalah  Marga Talubun, sedangkan Wakil Raja, Marga Walten. Olehnya itu bagi yang menerima titipan harus menyerahkan kembali, karena sudah ada perjanjian tertulis secara bersama.

Dokumen perjanjian tertulis ini masih ada dan dipegang anak cucu dari para pihak yang membuat perjanjian tertulis saat itu.

Dewan Adat Kei : Raja Wain Akan Ditunjuk, Marga Rahawarin Pemilik Rat Ub Ohoifak

Untuk diketahui, Ub Ohoi Faak adalah satu ratskap yang terluas di wilayah kepulauan Kei Besar dengan pusat pemerintahan di daerah yang dikenal dengan nama Endralang (El Raan), Kei besar. Mencapai puncak kejayaan di masa pemerintahan Panglima Kesyiang (pemegang kekuasaan/raja ) dipegang turun temurun melalui kesepakatan bersama, dengan Raja pertama Ub Ohoi Faak adalah  Marga Rahawarin. ( TN )

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

Ketua Partai Nasdem Malra Siap Maju Cabup 2024

Tual News – Ketua Partai Nasdem Kabupaten Maluku Tenggara, Propinsi Maluku, Ir. Anderias Rentanubun, mengaku dirinya siap mencalonkan diri untuk maju lagi pada Pemilukada 2024, jika itu keinginan dan kehendak masyarakat.

“ Ada aturan main di Partai Nasdem, semua Calon memiliki hak yang sama  untuk maju mencalonkan diri “ Tandas Rentanubun yang adalah Mantan Bupati Malra dua periode, kepada Pers usai serahterima jabatan dari Mantan Ketua, Antonius Watratan, periode 2014 -2019 kepada Ketua Partai Nasdem Malra yang baru, periode 2020 – 2024,  Ir. Anderias Rentanubun, Sabtu ( 17/10/2020 ) di Kimson Centre Ohoijang.

Rentanubun optimis ke depan Partai Nasdem akan memimpin kembali Kabupaten Malra baik di eksekutif maupun legislatif. “ Seorang pemimpin harus punya mimpi ke depan,  dan kami punya mimpi, untuk Nasdem pimpin daerah ini demi masyarakat, baik Pemilukada dan dan Pileg 2024  “ Ujarnya.

Ketika ditanya informasi dirinya akan maju sebagai Cabup Malra melawan incumbent saat ini.

“ Kalau aturan memungkinkan, kenapa tidak bisa. Saya siap maju demi masyarakat “ Kata Ketua Partai Nasdem Malra, Ir. Anderias Rentanubun.

Kata dia, seorang pemimpin kalau tidak yakin dan optimis, lebih baik mundur, dan tidak mencalonkan diri, olehnya itu kejayaan Partai Nasdem memimpin DPRD Malra dengan perolehan lima kursi pada periode lalu akan dikembalikan dan ditingkatkan.

Rentanubun mengaku, Partai Nasdem terbuka dan membuka diri bagi semua Calon Bupati Malra yang mendaftarkan diri di Nasdem.

“ Partai Nasdem terbuka, jadi kalau Incumbent daftarkan diri, dipersilahkan yang penting memenuhi  aturan dan mekanisme partai “ Jelasnya.

Dirinya berharap Kader Partai Nasdem bersama – sama mendayung perahu restorasi yang besar ini untuk mencapai kesuksesan.

“ Tadi dalam sambutan saya sudah bilang, Ketua Partai Nasdem hanya sebagai pelengkap, karena semua kader tentu menjadi pemimpin, olehnya itu mari bersama – sama mendayung perahu Nasdem untuk laju dan berkembang di Bumi Larvul Ngabal “ Harapnya. ( TN )

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

Kades Ad Wearaur Malra Harap Jaksa Sidik Laporan Korupsi Dana Desa

Tual News – Penjabat Kepala Desa / Ohoi Adwearaur, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Yance Siloinyanan, kepada tualnews.com, Rabu ( 07/10/2020 ), sangat mengharapkan Kejaksaan Negeri Tual dibawah pimpinan Kejari Tual, Dicky Darmawan, S.H, bersama jajaranya segera menuntaskan berbagai kasus Dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme ( KKN ) Dana Desa yang dilaporkan masyarakat di Kejaksaan.

“ Terkait laporan saya di Kejaksaan Negeru Tual, saya minta segera panggil oknum – oknum yang namanya tercantum dalam laporan dan terlibat dugaan Korupsi Dana Desa Adwearaur, tahun anggaran 2017 dan 2018, untuk diproses hukum “ Pintahnya.

Penjabat Adwearaur, mengaku laporan yang dilayangkan di Kejaksaan Negeri Tual, disertai lampiran bukti – bukti yang akurat.

“ Contoh Dana Desa Adwearaur tahun anggaran 2017 untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Ohoi ( BUMO ), sebesar Rp 235 juta, namun kenyataanya yang disetor masuk Rekening BUMO Adwearaur hanya Rp 100 juta, lalu sisa anggaran Rp 135 juta itu kemana ? “ Ungkapnya.

Selain itu, kata dia, penyelewengan anggaran Dana Desa Adwearaur juga dilakukan Penjabat Ohoi dan Sekretaris saat itu pada pengelolaan Dana Desa  tahun anggaran 2018.

“ Dana BUMO tahun 2018 sebesar Rp 200 juta, seharusnya ditransfer ke rekening Badan Usaha Milik Ohoi Adwearaur, namun yang terjadi Penjabat dan sekretaris saat itu menarik semua dana desa, baru memanggil Pengurus BUMO untuk menyampaikan kalau anggaran itu digunakan untuk membeli mobil “ Urai Pj. Kepala Ohoi Adwearaur.

Dirinya mengaku, setelah Mantan Penjabat membeli sebuah mobil, tanpa musyawarah bersama masyarakat, lalu mobil tersebut dikelolah mantan plt Sekretaris, Jhon Balyanan, di Kota Tual dan aset milik Desa ini belum diserahkan kepada Pemerintah Ohoi Adwearaur, sampai saat ini.

“ waktu itu saya datangi Inspektorat Kabupaten Maluku Tenggara, laporkan hal ini, namun kata staf Inspektorat, mereka sudah diganti, jadi tidak memiliki kewenangan untuk tangani persoalan Dana Desa Adwearaur, sehingga minta saya lapor di Kejaksaan Negeri Tual “ Jelasnya. ( TN )

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

4 Tahun Pendamping PKH Kemensos di Kota Tual Rangkap Jabatan Bendahara Desa

 

<!– Global site tag (gtag.js) – Google Analytics –>
<script async src=”https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-178911830-1″></script>
<script>
window.dataLayer = window.dataLayer || [];
function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
gtag(‘js’, new Date());

gtag(‘config’, ‘UA-178911830-1’);
</script>

News – Empat tahun lamanya, sejak tahun 2017, hingga saat ini, Oknum Pendamping Keluarga Harapan ( PKH ) Kementrian Sosial RI, berinsial AKR merangkap jabatan sebagai Bendahara Dana Desa Labetawi, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual. Anehnya Pemkot Tual bersama Dinas Sosial setempat menutup mata dalam melihat hal ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tualnews.com,  di Desa Labetawi, Kota Tual, menyebutkan kalau oknum  Pegawai Kontrak Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) tersebut, sampai saat ini masih merangkap jabatan  sebagai Bendahara Desa Labetawi.

“ Saudara AKR adalah Penduduk Desa Labetawi yang diangkat Kepala Desa / Penjabat Kepala Desa Labetawi,  menduduki jabatan Bendahara Desa Labetawi tahun 2015,  sebelum yang bersangkutan diangkat sebagai Pegawai Kontrak (PKH) pada tahun 2017 “ Ungkap Warga Desa Labetawi yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Saat ini oknum Pendamping (PKH) itu, ditempatkan sebagai pendamping PKH di Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual.

“ Karena yang bersangkutan merangkap jabatan sebagai Bendahara  Desa Labetawi, maka tentu sudah melanggar amanat Peraturan Kementerian Sosial Republik Indonesia No. 249/LJS.JS/BLTB/07/2014 tentang Kriteria Rangkap Pekerjaan Bagi Pegawai Kontrak Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) di Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota “ Sesalnya.

Warga berharap, pihak  berwenang dapat memberikan tindakan tegas kepada oknum Pendamping PKH di Kecamatan Dullah Utara Kota Tual, agar menghindari penerimaan gaji dua kali dari uang Negara, sebab berpotensi terjadi tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun tualnews.com, Inspektorat Kota Tual sudah menerima laporan aduan masyarakat tersebut, melalui surat tanggal 28 September 2020, yang tembusanya juga disampaikan kepada Kejaksaan Negeri Tual, Kadis Sosial Provinsi Maluku dan Kadis Sosial Kota Tual.

Kepala Dinas Sosial Kota Tual, Mansur Latar, ketika dikonfirmasi tualnews.com, Kamis ( 01/10/2020 ), mengaku pihaknya juga menerima tembusan surat tanpa nama tersebut, namun masih belum dapat memberikan keterangan kepada Pers, karena masih harus melakukan penyelidikan.

“ Benar, kami juga sudah terima tembusan surat yang saya sebut surat kaleng, karena tanpa nama pelapor “ Ujarnya. ( TN )

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

4.028 Pengguna Narkoba di Maluku, GRANAT Minta Polisi Tangkap Bandar

Tual News – Rilis Data Badan Narkotika Nasional ( BNN ), Propinsi Maluku dalam kegiatan di Kota Tual minggu kemarin, menyebutkan kalau sesuai Data BNN Maluku tahun 2019 lalu, terdapat 4.028 pengguna Narkoba di 11 Kab/ Kota Provinsi Maluku. Atas dasar itu, Ketua DPC GRANAT Kota Tual, Rustam Ngabalin, minta pihak Kepolisian agar mengusut dan menangkap para bandar Narkoba.

Resnarkoba & Sabhara Polres Malra Gagalkan Pesta Narkoba di Kota Tual

Permintaan itu disampaikan Ketua Granat Kota Tual, Rustam Ngabalin, kepada tualnews.com, Selasa ( 29/9/2020 ).

“ Kami memberikan apresiasi kepada Kapolres Malra beserta jajaranya yang berhasil menggagalkan pesta narkoba di Iban, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, namun disisi lain kami juga minta agar polisi mengurai peredaran Narkotika itu masuk beredar di Kota Tual dan menangkap para Bandar Narkoba “ Pintah Ngabalin.

Dikatakan, penjelasan Kepala BNN Provinsi Maluku, yang menyebutkan ada 4.028 pengguna Narkoba di Maluku, harus disikapi serius semua pihak untuk memberantas peredaran dan penggunaan Narkoba yang merusak masa depan generasi muda.

Pakai Narkoba, Tiga Pemuda di Kota Tual Ditangkap Polisi

“ Rilis BNN Maluku atas pengguna Narkoba di Provinsi Maluku sebanyak 4.028 pengguna, sesuai data BNN tahun 2019, namun waktu itu Kepala BNN Maluku belum merinci secara detail, jumlah klaster terbanyak para pengguna Narkoba yang ada di 11 kab/ kota di Maluku “ Tandas Ketua Granat Kota Tual.

Ketika ditanya peringkat pengguna Narkoba terbanyak di Provinsi Maluku, masih ditempati Kota Tual, Ngabalin berasumsi kalau penggunaan Narkoba di Kota Tual masih cukup tinggi.

BNN Sebut Survei 2019 : Kota Ambon Urut 1 Narkoba, Tual Turun Nomor 11

“ Makanya waktu kegiatan BNN Provinsi Maluku minggu kemarin di Kota Tual, hal ini ditanyakan Ketua Granat Kabupaten Malra, terkait berapah jumlah / klaster pengguna narkoba yang terdapat di 11 Kab/Kota di Maluku, namun hal ini belum diperjelas. Makanya, saya berasumsi dari rentang kegiatan penangkapan para pengguna narkoba yang terjadi di Kota Tual selama ini, menunjukan kalau pengguna Narkoba di Kota Tual masih tinggi “ Jelas Ketua Granat Kota Tual.

Sat Narkoba Polres Malra Ringkus Dua Kurir Narkoba

Kata Ngabalin, narkoba adalah musuh bersama, sehingga perang terhadap narkoba harus serius dilaksanakan, untuk memutus mata rantai peredaran Narkoba yang masuk di Kota Tual.

Untuk memutus mata rantai Narkoba, DPC Granat Kota Tual, sudah menjalankan beberapah program, salah satunya mendeklarasikan Kelurahan Ketsoblak Kota Tual sebagai Desa bersinar, yang bersih dari peredaran dan penggunaan Narkoba.

BNN Tual : 7 Anak SD di Kota Tual Terpapar Narkoba Lem Aibon

Bukit Iban Kota Tual Bukan Masuk Wilayah Kelurahan Ketsoblak  

Sementara itu Kepala Kelurahan Ketsobak, Andreas Refra, S.H, kepada tualnews.com, mengklarifikasi pemberitaan salah satu Media Online di Kota Tual yang menyebutkan, penangkapan dua warga Kota Tual oleh Sabhara dan Satresnarkoba Polres Malra, Sabtu ( 26/9/2020 ) di Bukit Iban, Kota Tual masuk wilayah hukum Kelurahan Ketsoblak Kota Tual.

“ Perlu saya klarifikasi, Bukit Iban bukan masuk wilayah hukum Kelurahan Ketsoblak Kota Tual “ Tegasnya.

Dikatakan, kalau menuju puncak Iban Kota Tual harus melalui Kelurahan Lodar Ell, karena sudah berada di wilayah Kecamatan Dullah Utara.

Tokoh Agama Sesali Pintu Masuk Narkoba di Laut Tual & Bandara Langgur

“ Lingkungan administratif ini harus diperjelas, sehingga tidak memberikan opini negatif di masyarakat, seakan – akan di Kelurahan Ketsoblak, masih tumbuh subur peredaran Narkotika “ Sesal Lurah Ketsoblak.

Refra, menegaskan, pihaknya sudah membuat nota kesepahaman bersama Granat Kota Tual dalam pemberantasan Narkoba, sehingga prestasi itu akan terus dijaga.

BNN Tual : 60 % ASN, TNI-Polri dan Pekerja Swasta Maluku Konsumsi Narkoba

“ Kami tidak ingin wilayah kami jadi sarang narkoba, kalau itu terjadi, maka kami minta polisi proses dan usut tuntas peredaran dan penggunaan narkoba “ Pintahnya.

Menyoal keterlibatan Ketua RT 007 / Kelurahan Ketsoblak, Lurah Ketsoblak, Andreas Refra, S.H, mengaku dirinya sudah mengkonfirmasi langsung hal ini dengan Ketua RT 007 setempat.

“ Jadi hasil konfirmasi dengan Ketua RT 007, dirinya menyatakan benar dipanggil untuk menyaksikan penggeledahan barang bukti mobil avansa di Polres Malra, bukan berada di TKP Teluk Iban “ terangnya.

( TN )

Kategori
Artikel Anda Hukum Hukum dan Kriminal Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Membangun Ohoi Parawisata dan Budaya Pendidikan Politik Seputar Maluku

Cegah Covid-19, Brimob Maluku Aktif Sosialisasi Wajib Pakai Masker

Tual News- Merebaknya wabah Covid-19 sebagai Pandemi Dunia saat ini, membuat semua orang baik  Lembaga dan Institusi, harus bergerak cepat mengkampanyekan pencegahan penyebaran Virus Corona, melalui gerakan wajib pakai masker.

Hal ini terbukti, dengan gerakan cepat Personil Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, yang setiap hari hari tidak mengenal lelah, terus mendatangi masyarakat ditempat umum untuk menyampaikan pesan kamtibmas, sekaligus menghimbau warga masyarakat di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, di Propinsi Maluku, untuk mematuhi protokol kesehatan, yakni  melindungi diri dari penyebaran virus covid-19, dengan wajib pakai masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak.

Pantauan tualnews.com, Jumat ( 25/9/2020 ), tampak Personil Batalyon C Pelopor, Saleh Sarjono dkk, menjumpai para tukang ojek didepan Kantor Dinas Kesehatan Kota Tual dan para pedagang di Pasar Masrum, KotaTual, untuk menyampaikan himbauan pencegahan penyebaran wabah covid-19, yakni pakai masker, ketika beraktifitas diluar rumah.

Selain himbauan kepada warga di Kota Tual untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, kegiatan menyambangi masyarakat secara dekat itu dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat menjaga dan memelihara suasana keamanan dan ketertiban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Dansat Brimob Polda Maluku, Kbp. M. Guntur. S.I.K., MH., melalui Wadanyon C Pelopor,  Akp SY. Basahona, kepada tualnews.com,  mengaku kegiatan sosialisasi Brimob menyambangi warga,  merupakan langkah yang tepat, sekaligus  membantu Pemerintah mengurangi penyebaran Virus Corona di Provinsi  Maluku.

“ Kota Tual dan Maluku Tenggara, adalah rumah kita bersama, sehingga kami setiap hari terus patroli dan sambangi masyarakat, menyampaikan pesan kamtibmas dan pentingnya  mematuhi protokol kesehatan,  sebagai langkah bersama Pemerintah mengurangi  penyebaran Covid-19 di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara  “ Tandas Wadanyon Basahona. ( TN )