Kategori
Kota Tual Seputar Maluku

Dari 27 Desa, Hanya Desa Tam Ngurhir Kota Tual Masukan LPJ Dana Desa 2019

Tual News – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Kota Tual, Propinsi Maluku, Gufroni Rahanyamtel kepada tualnews.com, kamis ( 19/3/2020 ) mengaku dari 27 Desa di Kota Tual, hanya satu Desa yakni Desa Tam Ngurhir, Kecamatan Tayando Tam yang memasukan Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa ( LPJ ) tahun anggaran 2019 untuk dievaluasi dan berhak mencairkan Dana Desa tahap I tahun anggaran 2020.

Tual News – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Kota Tual, Propinsi Maluku, Gufroni Rahanyamtel kepada tualnews.com, kamis ( 19/3/2020 ) mengaku dari 27 Desa di Kota Tual, hanya satu Desa yakni Desa Tam Ngurhir, Kecamatan Tayando Tam yang memasukan Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa ( LPJ ) tahun anggaran 2019 untuk dievaluasi dan berhak mencairkan Dana Desa tahap I tahun anggaran 2020.

Video wawancara tualnews.com bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Kota Tual, Propinsi Maluku, Gufroni Rahanyamtel . ( dok-tualnews )

Hal ini dikatakan Kadis PMD Kota Tual, ketika ditanya tualnews, tentang realisasi LPJ Dana Desa 2019 di Kota Tual.

“ Baru Desa Tam Ngurhir yang masukan LPJ dan sudah dievaluasi untuk penyempurnaan APBDes 2020, guna pencairan anggaran Dana Desa tahap I tahun 2020 “ Ungkapnya.

Kadis PMD Kota Tual mengaku, sebanyak 26 Desa lainya di Kota Tual pada pemanfaatan dan penggunaan Dana Desa 2019, rata – rata masih menyelesaikan pekerjaan fisik.

“ Sistem saat ini Desa yang selesai lakukan evaluasi, bisa langsung mencairkan Dana Desa tahap I tahun 2020. Jadi setelah evaluasi, dilakukan penyempurnaan APBDes, lalu diterbitkan Peraturan Desa tentang APBDes 2020 dan dapat melakukan pencairan dana Desa “ Jelas Rahanyamtel.

Dikatakan, mekanisme pencairana Dana Desa tahun 2020 yakni dari Pempus masuk transit di rekening kas daerah langsung masuk di rekening Desa.

“ dari 27 Desa di Kota Tual baru satu yaitu Desa Tam Ngurhir, rencananya jumat ( 20/3/2020 ), Desa Labetawi akan menyusul masuk untuk kami evaluasi APBDes “ ujarnya.

Menyoal kendala yang dialami Desa di Kota Tual, menurut Kadis PMD Kota Tual, hambatan yang dialami pada penyusunan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) Dana Desa, dimana harus ada penyelarasan dan penjelasan kegiatan yang akan dilakukan di Desa.

“ Ada SPJ Dana Desa di Kota Tual yang terlambat, karena ada satu Desa yang diduga laksanakan perjalanan dinas fiktif, sehingga kami menunggu hasil dari Inspektorat  “ katanya.

( team tualnews )

Oleh tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca