Kategori
Kesehatan Kota Tual Maluku Tenggara Parawisata dan Budaya Pendidikan Seputar Maluku

Sekda Kota Tual Buka Pelatihan Manajemen Parawisata Home Stay Ditengah Covid-19

Tual News – Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Tual, Ahmad Yani Renuat, mewakili Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.A.g secara resmi membuka kegiatan pelatihan Manajemen Parawisata Home Stay ditengah pandemi Covid-19, Rabu ( 22/07/2020 ) di Aula Mitra Mart Dumar Kota Tual.

Tual News – Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Tual, Ahmad Yani Renuat, mewakili Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.A.g secara resmi membuka kegiatan pelatihan Manajemen Parawisata Home Stay ditengah pandemi Covid-19, Rabu ( 22/07/2020 ) di Aula Mitra Mart Dumar Kota Tual.

Sekda Kota Tual dalam sambutanya, menegaskan Visi Pemkot Tual yakni “ terwujudnya Kota Tual sebagai Kota Beradat, merupakan akronim dari beriman, ekonomi kerakyatan, responsif, akuntabel, demokrasi, amanah dan transparan.

Wow..Ternyata Plt Sekda Mimika Adalah Kadis PUPR Kaimana Yang Lari Dari Kejaran BPK

Sedangkan Misi Pemkot Kota Tual, Kata Sekda Renuat memuat tujuh program strategis dan prioritas dalam upaya mewujudkan Visi tersebut.

“ Sehingga muara dari tercapainya Visi ini adalah kesejataraan rakyat melalui sinergitas dan optimalisasi sektor – sektor pembangunan secara bersama – sama “ Tandasnya.

Bupati Kaimana Kecam Bupati Mimika Lantik Plt. Sekda Tak Sesuai Aturan

Dalam membacakan sambutan Walikota Tual itu, Sekda Renuat mengaku Parawisata merupakan salah satu sektor yang diharapkan mampu mendukung realisasi Visi Pemkot Tual, sehingga ditetapkan menjadi salah satu program prioritas dalam perencanaan pembangunan Kota Tual lima tahun ke depan.

“ Dinas Parawisata Kota Tual diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya Parawisata yang ada untuk bersinergi dengan sektor dan komponen pendukung lainya agar potensi parawisata Kota Tual dapat berkembang “ Pintahnya.

Pelantikan Plt Sekda Mimika Cacat Hukum, Gubernur Papua Batalkan SK

Kata Walikota Tual, kerja sama dengan sektor lain, terutama para pelaku usaha parawisata harus memperhatikan tujuh hal yakni ;

  1. Perencanaan penataan dan pengembangan obyek serta daya tarik wisata.
  2. Manajemen dan pengelolaan obyek dan daya tarik wisata.
  3. Penyediaan amenitas di obyek wisata.
  4. Penyediaan aksesibilitas di obyek wisata.
  5. Pengembangan dan pembinaan usaha parawisata dan ekonomi kreatif.
  6. Manajemen pemasaran parawisata.
  7. Pembinaan dan pengembangan SDM sektor Parawisata.

Dikatakan, tujuan kegiatan pelatihan manajemen parawisata home stay, agar ada upaya bersama Pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha dalam penyediaan sarana pendukung parawisata, berupa penyediaan akomodasi bagi wisatawan atau turis yang berkunjung di Kota Tual.

Walikota Tual Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi Dana Desa Tayando Yamru & Lokwirin

“ Kita berharap selain penginapan yang ada, masyarakat bisa mandiri menyediakan akomodasi berupa home stay atau pondok wisata bagi wisatawan nusantara dan mancanegara “ Harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksanaan pelatihan home stay Dinas Parawisata Kota Tual, Narti Latar dalam amanatnya melaporkan kalau kunjungan para wisatawan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara selama tahun 2019 lalu mengalami peningkatan.

Dokter EM Membaik, Walikota Tual Berdialog Langsung Pasien Positif Covid-19

“ Kunjungan Wisatawan Nusantara  di Kota Tual tahun 2019 lalu sebanyak 2.375 orang, dan Wisatawan Asing 303 orang “ Lapor Latar.

Kata dia, peserta kegiatan pelatihan parawisata sebanyak 40 orang, berasal dari pelaku usaha, Kelompok Sadar Wisata, dan perwakilan masyarakat dari Desa dan Dusun di Kota Tual. Kegiatan pelatihan akan berlangsung selama tiga hari. ( TN )

Oleh tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca