Diduga Catut Nama Bupati Takuti Rakyat, Kepo Waer Beli Speadboat Pakai Dana Desa

Langgur Tual News – Masih ada saja Oknum Kepala Desa / Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara, Propinsi Maluku yang mencatut nama Bupati Malra, M. Thaher Hanubun sebagai momok untuk menakuti masyarakat, buktinya Kepala Ohoi Waer, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Aminad Tayanan diduga telah mencatut nama Bupati Malra, M. Thaher Hanubun dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2019.

Tokoh Pemuda Ohoi Waer, Stevi Tayanan

Tokoh Pemuda Ohoi Waer, Stevi Tayanan kepada tualnews.com, mengaku sangat kecewa dengan kinerja Kepala Ohoi Waer, karena ketika mencairkan Dana Desa Tahap pertama bulan Maret 2019 lalu sebesar Rp 200 juta, Kepala Ohoi pulang ke kampung dan mengumumkan kepada masyarakat, kalau atas perintah Bupati Malra, M. Thaher Hanubun, anggaran Dana Desa tersebut harus dimanfaatkan untuk membeli dua buah speadboat milik Ohoi Waer.

“ Kami sangat kecewa, karena setiap kali Kepo Waer dengan menggunakan microfon menakuti masyarakat, dengan mencatut nama Bapak Bupati Malra, terbukti setelah mencairkan dana Desa Waer tahap pertama sebesar Rp 200 juta, Kepala Ohoi umumkan kepada masyarakat kalau atas perintah Bupati Malra, Dana Desa yang dicairkan harus membeli dua buah speadboat, sebab belum ada jalan masuk ke Desa  “ Sesalnya.

Menurut Tayanan, pembelanjaan dua buah speadboat oleh Kepo Waer dinilai tidak bermanfaat dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di Desa, karena Ohoi Waer sudah memliki speadboat yang dibeli dari anggaran Dana Desa tahun 2015.

“ semua program di Ohoi yang dibiayai Dana Desa baik pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak berjalan, karena Kepala Ohoi Waer tidak melaksanakan rapat bersama masyarakat untuk menyepakati berbagai program dan kegiatan, malah atas insiatif sendiri, setelah mencairkan dana desa tahap pertama, langsung belanja dua buah speadboat “ Ungkapnya penuh kecewa.

Pengadaan dua buah Speadboat oleh Kepala Ohoi Waer, Anggaran Dana Desa Ohoi Waer na tahun 2019 saat ini sudah berada di kampung dengan menghabiskan
anggaran Dana Desa Rp 100 juta

Kata dia, seetalah Dana Desa Waer tahap pertama habis untuk membeli dua buah speadboat, maka  memasuki pencairan Dana Desa Ohoi Waer Tahap Kedua, Rabu lalu ( 25/9 ), sebesar Rp 400 juta lebih, Kepala Ohoi Waer membelanjakan sendiri dua buah mesin 40 PK.

Atas kinerja Kepala Ohoi Waer yang mencatut nama Bupati  Malra, M. Thaher Hanubun untuk menakuti masyarakat dalam pembelanjaan Dana Desa 2019, Tayanan minta agar Bupati Malra segera mengambil tindakan tegas atas sikap dan prilaku Kepala Ohoi seperti itu, sebab kalau terus dibiarkan maka kepercayaan masyarakat akan hilang atas kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malra.

Kepala Ohoi Waer, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Aminad Tayanan belum daapat dikonfirnasi, namun dua buah speadboat yang dibelanjakan dengan Dana Desa Waer 2019 saat ini sudah terparkir di pantai Ohoi Waer. ( team tualnews.com )