Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Tual, Satu Meninggal, Tiga Motor Dibakar dan Puluhan Rumah Rusak

Img 20240417 wa0043

Tual News – Bentrokan antar pemuda kembali terjadi di Kota Tual, Provinsi Maluku, Rabu ( 17 /4/ 2024), Pukul 07.45 WIT.

Berdasarkan data dan himpunan informasi yang dihimpun tualnews.com di TKP, bentrokan itu terjadi di Desa Fiditan, KecamatanDullah Utara, Kota Tual.

Terpantau,  aksi penyerangan antara dua kelompok pemuda ini menggunakan batu, panah waer dan sajam.

Kedua kelompok pemuda yang terlibat pertikaian, diduga dipicu miras dan salah paham.

Dari keterangan warga di TKP menyebutkan, kejadian itu bermula dari
tiga orang pemuda yang berasal dari Desa Fiditan kampung baru pulang dari acara pesta di kompleks wearstain, Kabupaten Maluku Tenggara.

Sekitar pukul 03.00 WIT rabu pagi, ketiga pemuda ini melintasi kompleks Fidatan kampung lama, namun tiba – tiba sekelompok pemuda berjumlah lima orang yang sudah dalam pengaruh alkohol menghentikan mereka dan bertanya maksud tujuan kemana.

Mendengar pertanyaan tersebut, ketiga pemuda dari kampung baru menjawab dengan nada tinggi kalau mereka mau pulang.

Tidak terima jawaban tersebut, secara sepontan sekelompok pemuda tadi melakukan pemukulan terhadap salah satu pemuda kampung baru.

Merasa terancam dan tidak terima dengan aksi pemukulan tersebut, ke tiga pemuda dari kompleks kampung baru melarikan diri dan menyampaikan kejadian tersebut kepada rekan – rekan mereka untuk melakukan aksi balasan.

Terjadi aksi saling serang antara dua kelompok pemuda ini mengunakan batu, panah wayer dan sajam.

Personil Polres Tual mendatangi TKP untuk membubarkan masa dengan menembakkan gas air mata.

Pukul 07.00 WIT, masa ke dua pihak dapat di bubarkan dan kembali ke kompleks masing – masing.

Namun lantaran keluarga korban mendapat informasi kalau saudara SF, korban panah di bagian dada telah meninggal dunia di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, akhirnya terjadi aksi penyerangan.

Personil Polres Tual dan Babinsa yang masih menjaga kamtibmas di tempat kejadian harus menghalau massa kedua kelompok pemuda di Desa Fiditan tersebut.

Akibat dari kejadian tersebut satu orang dilaporkan meninggal dunia, dua luka – luka yakni NA (36) luka panah di bagian kaki kanan dan FR ( 19 ), luka panah di bagian kaki kiri.

Sementara satu korban kritis dan dilaporkan meninggal dunia yaitu SF (20), luka panah di bagian dada kiri.

Dari kejadian itu, dua rumah warga rusak berat ( hangus terbakar), dan sekitar 20 rumah warga rusak sedang dan ringan, karena kaca pintu jendela rusak, kena lemparan batu.

Tak luput, tiga jendaraan roda dua milik warga juga hangus terbakar, dari kejadian bentrokan dua kelompok pemuda tersebut.

Hingga saat ini situasi kamtibmas aman dan kondusif, personil Polres Tual masih tetap menjaga situasi kamtibmas di TKP.

Patut diduga, kejadian tersebut adalah imbas kejadian sebelumnya antara dua kelompok Pemuda di Desa Fiditan yang sampai saat ini belum ada penyelesaian Pemerintah Desa setempat.

Kapolres Tual, AKBP Prayudha Widiatmoko S.I.K yang dikonfirmasi tualnews.com, rabu malam hingga saat ini belum membalas pesan konfirmasi media ini.