Ambon, Tualnews.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri acara Groundbreaking Ceremony pembangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon yang berlangsung di ruang tunggu pelabuhan, Kamis (31/7/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa mengapresiasi kinerja PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.
Ia menilai pembangunan terminal ini sebagai langkah strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas orang dan barang, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“Sebagai Gubernur, saya sangat mendukung pembangunan ini karena merupakan bagian dari program nasional dalam mendorong konektivitas antarwilayah serta pemerataan pembangunan di daerah kepulauan,” ujar Lewerissa.
Ia menekankan pentingnya terminal penumpang ini sebagai bagian dari rencana induk pengembangan Pelabuhan Ambon.
Menurutnya, sekitar 70 persen populasi di Maluku memanfaatkan transportasi laut melalui terminal penumpang ini, sehingga peningkatan kenyamanan dan kelayakan fasilitas menjadi hal yang sangat mendesak.
“Terminal ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan cerminan pelayanan publik kepada masyarakat. Kita patut bangga karena Pelabuhan Ambon berperan sebagai hub port menuju kawasan timur Indonesia,” tandasnya.
Dengan posisi yang strategis, Lewerissa menyebut sudah saatnya Ambon memiliki terminal penumpang yang modern dan representatif.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pelindo dalam meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa, khususnya di Indonesia Timur.
“Saya berharap terminal ini nantinya menjadi ikon baru Kota Ambon, sekaligus simpul transportasi yang modern, representatif, dan berstandar nasional,” tegasnya.
Pembangunan terminal penumpang ini, kata Lewerissa, juga merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pelindo untuk mewujudkan pelabuhan yang efisien, aman, dan berintegritas.
Ia optimistis bahwa peningkatan aktivitas di terminal akan berdampak signifikan pada sektor perdagangan, pariwisata, jasa pelabuhan, serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.