Mantan Guru Palang SD Inpres Ngurwalek Kei Besar Utara Barat

68 / 100

Tual News – Pensiunan guru ( mantan guru ), Kalistus Rengil melakukan pemalangan SD Inpres Ngurwalek, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, di Provinsi Maluku sejak tanggal 14 maret  2022.

Kepada tualnews.com, di Langgur rabu ( 08/6/2022 ) Mantan guru, Kalistus Rengil mengaku dirinya yang melakukan pemalangan gedung sekolah tersebut, karena sejak pergantian pejabat kepala desa / ohoi Ngurwalek tahun 2015 hingga saat ini, tidak memfasilitasi proses Kepala Ohoi defintif Ngurwalek sesuai peraturan daerah ( perda ).

Pakai Dana Desa Bangun Rumah, Rengil Lapor Korupsi Ngurwalek di Kejari Tual

“ Benar, pemalangan SD Inpres Ngurwalek terkait persoalan desa. Bayangkan sudah pergantian pejabat kepala ohoi Ngurwalek sudah keempat kali, sejak tahun 2015 hingga saat ini tidak ada fasilitasi proses kepala ohoi definitif, padahal sebagai marga keturunan ( riin kot ) sudah mempersiapkan berkas pencalonan, “  Sesalnya.

pemalangan-sd-inpres-ngurwalek-sejak-maret-2022
pemalangan-sd-inpres-ngurwalek-sejak-maret-2022

Rengil merinci Pejabat Kepala Ohoi Ngurwalek pertama adalah Robertus Meterai selama tiga tahun, tidak ada proses kepala ohoi defintif, kemudian datang lagi Pejabat Kepala Ohoi kedua, Thadeus Rengil juga tidak memproses, lalu Pejabat Kepala Ohoi Ngurwalek ketiga, Mochtar asal dari Watdek, kecamatan Kei kecil, juga berprilaku sama sampai pejabat kepala ohoi empat dari desa Faa.

Warga Pasang Sasi di Kantor Desa Warvut, Akibat Bantuan Bedah Rumah Diterima Perangkat Ohoi

“ Karena para pejabat kepala ohoi tidak proses kepala ohoi definitif Ngurwalek,  berdasarkan garis keturunan, maka sebagai pewaris tunggal garis keturunan kepala ohoi merasa ada permainan kotor, tidak diketahui ini permainan dari bawah atau diatas, “ Jelas Kalistus Rengil.

Kata dia, pasca Pejabat Kepala Ohoi Ngurwalek keempat dari Ohoi Faa hadir dengan surat keputusan ( SK ) pejabat tanggal 13 maret  2022, maka atas keputusan keluarga tanggal 14 maret  2022 melakukan pemalagan SD Inpres Ngurwalek.

KPK Hari Ini Periksa Kadis Kesehatan dan Driver Mantan Walikota Ambon

“ tanah sekolah adalah milik saya, sehingga pemalangan ini sebagai pintu masuk untuk pelaksanaan perda 03. Sebelumnya saya sudah layangkan surat resmi kepada Bupati Malra dan Ketua DPRD untuk segera selesaikan persoalan kepala ohoi ngurwalek, sebab sejak tahun 2015 hingga saat ini tinggal dengan pejabat kepala ohoi ke pejabat setiap saat, “ Tandasnya.

mantan-guru-Kalistus-Rengil
mantan-guru-Kalistus-Rengil

Dikatakan, alasan orang luar kejar pejabat kepala ohoi Ngurwalek, karena dana desa, sehingga proses penyelenggaraan pemerintahan desa hancur lebur.

11 Jaksa Kejari Tual Diduga Pakai Dokumen Palsu Jerat Koruptor

“ Saya sudah surati resmi Bupati Malra minta segera tuntaskan persoalan di Ohoi Ngurwalek, sebab langkah terakhir adalah Marga Rengil  palang sekolah. Memang saya datang dari mantan pendidik, namun saya lihat ini ada permainan kotor didalam, sehingga terpaksa keputusan kami Riin Kot, buat palang sekolah, sebab sekolah dibangun diatas kepemilikan tanah saya, “ Terang Kalistus Rengil.

Diakui sejak SD Inpres Ngurwalek dibangun, tidak ada surat hibah atas pembebasan lahan tanah dari marga Rengil sebagai pemilik tanah kepada pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malra.

Dana Desa Dusun Fair Jadi Pintu Masuk Jaksa Bongkar Korupsi

“ Saat ini ada dua rumah guru yang digunakan untuk belajar siswa – siswi di SD Inpres Ngurwalek. Pendidikan hancur, karena orang yang datang memimpin di Ngurwalek hanya untuk merebut dana desa dan dana pendidikan sekolah, “ Sorot Rengil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Tual News, Dinas Pendidikan Kabupaten Malra melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar sudah memfasilitasi persoalan ini, namun belum ada titik temu penyelesaian.

( Pewarta : Oce Leisubun )

tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca

%d blogger menyukai ini: