Yeremias : Pekerjaan Jalan di Pulau Marsela MBD, Selesai Tahun 2023

Ambon, Tual News – Anggota Komisi III DPRD Maluku Anos Yeremias memastikan tahun 2023 pekerjaan jalan di pulau Marsela, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) selesai.

Dari total 34 kilometer (Km) panjang jalan di pulau Marsela, yang sudah terselesaikan 14,5 km, tersisa 19,5 km yang akan diselesaikan di tahun 2023 ini,” ujar Yeremias di Ambon, Selasa (24/01/2023).

“Pekerjaan jalan Di Marsela multi years kontrak, tahun ini selesai, begitu juga Pulau Leti, saya Memastikan pembangunan jalan sudah hampir selesai, mulai dari Tutukey – Laitutu,”ucapnya.

Sedangkan Trans Yamdena, seperti Airmasiwan sementara dilakukan pemadatan, mengingat di ruas jalan tersebut sering terjadi pergeseran tanah sehingga dilakukan pemadatan.

Selanjutnya kata ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Maluku itu , untuk pulau Kisar, sedang dilakukan presevasi jalan sepanjang 11 Km mulai dari lapangan terbang menuju pelabuhan.

“Artinya mempertahankan kondisi jaringan jalan yang sudah ada Jadi mereka sementara melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya

Sementara pekerjaan jalan di pulau lirang, Anos mengakui mengalami keterlambatan mobilisasi, namun jika sampai batas waktu penyedia jasa (kontraktor) tidak dapat menyelesaikannya, maka akan dikenakan denda, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PKM) nomor 189 tahun 2020.

“Jadi kalau sampai batas waktu tidak bisa diselesaikan maka penyedia jasa diberikan denda untuk dikembalikan ke khas negara. Soal blacklist ada tahapannya,”tuturnya.

Keterlambatan pekerjaan juga terjadi di pulau Babar mulai dari Tela, Masbua, Emplawas Tutuwawang, Manuweri, Analutur Ahanari, Wakpapapi, Kokwari Letwurung. Hanya saja keterlambatan pekerjaan jalan bukan disebabkan mobilisasi, melainkan cuaca ekstrem.

“Baru selesai Natal dan tahun baru, dan bertepatan cuaca ekstrem sehingga mereka balik kesana agak terlambat, namun pekerjaan tetap jalan dan terhadap ruas jalan itu multi years kontrak, artinya kontrak masih jalan sampai tahun 2024, jadi belum bisa dikategorikan pekerjaan macet atau mangkrak.”

Terhadap seluruh pekerjaan jalan di MBD, dalam waktu dekat Komisi III akan melakukan pepengawasan, guna melihat kondisi seluruh jalan yang dikerjakan, ujar Legislator Dapil Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) itu.

“Percayalah komisi III yang selama ini konsen ke infrastruktur khususnya jalan dan transportasi tetap melakukan fungsi kami. Sehingga program yang sementara jalan tetap dilakukan pengawasan sehingga pada waktunya, jalan-jalan itu bermanfaat bagi masyarakat baik di pulau babar, marsela, yamdena, lirang, dan kisar termasuk leti,”pungkasnya.