Tual News – Untuk mencegah dampak konflik antar sekelompok warga yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara, Camat Dullah Selatan Kota Tual, Andreas Rafra S.H., mengagas pertemuan dalam bingkai kekeluargaan, antara keluarga besar Desa / Ohoirenan dan Ohoi Tutrean, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara yang berdomisili di Bumi Maren, Kota Tual.
Pertemuan kasih sayang dalam bingkai falsafah Adat Kei, yakni AIN NI AIN (katong semua satu – red ), berlangsung di Gedung Aula Kantor Camat Dullah Selatan, Kamis (30/11/2023).
Pantauan media ini, perwakilan keluarga dari Ohoirenan dan Tutrean, domisili Kota Tual, hadir dan duduk bersama satukan Fangnanan.
Inisiatif Camat Rafra ini, sekaligus mendinginkan suasana yang memanas akhir – akhir ini, sekaligus menyambut perayaan Natal Kristus 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024.
” Pertemuan kasih sayang dua keluarga ini untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menuju Pemilu Damai 14 Februari 2024, di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, ” Ujarnya.
Turut hadir dan menyaksikan pertemuan perwakilan keluarga dari Ohoirenan dan Tutrean, Kepala Kesbangpol Kota Tual, M. Zein Nuhuyanan, S.Pd., Danramil 1503-01 Tual Kapten (Inf) H. Bakri Renhoat., Bhabinkamtibmas, perwakilan Lurah, serta Kadus di wilayah Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual.
Camat Dulsel, Andreas Rafra mengaku tujuan dari pertemuan perwakilan kedua keluarga dari Ohoirenan dan Tutrean, domisili Kota Tual, agar dapat memberikan Fangnanan (Kasih Sayang) didalam kehidupan sehari-hari nasyarakat Kei.
“ Ini juga, demi menjaga stabilitas kamtibmas diwilayah ini, sehingga keluarga Ohoirenan dan Tutrean domisili Kota Tual, tetap menjadi garam dan terang, bagi masyarakat,” jelasnya.
Kepala Kesbangpol Kota Tual, M. Zein Nuhuyanan mengapresiasi inisiatif Camat Dullah Selatan, untuk menyatukan Fangnanan dua keluarga besar Ohoirenan dan Tutrean domisili Kota Tual.
“ Saya atas nama Pemerintah Kota Tual, menyampaikan terima kasih kepada perwakilan keluarga Ohoirenan dan Tutrean, domisili Kecamatan Dullah Selatan yang hadir saat ini,” salutnya.
Di kesempatan itu, salah satu perwakilan keluarga Ohoirenan Pendeta. Anis Ubro, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Camat Dullah Selatan, dalam rangka menjaga kamtibmas.
“ Mari, kita sama-sama, mendukung niat baik ini untuk menjaga kerukunan dan kekeluargaan yang ada,” ajak Ubro.
Senada dengan itu, Yopy Ubro, salah satu perwakilan warga Ohoirenan juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Camat Dullah Selatan.
“ Saya berharap kedua keluarga ini, dapat bersama-sama mendukung dan menjadi contoh untuk menjaga kerukunan kekeluargaan Ain Ni Ain, agar tercipta Kamtibmas aman dan damai, ” harap Yopy.
Salah satu perwakilan warga Ohoi Tutrean domisili Kota Tual, Emang Rahabeat mengakui warga Ohoirenan dan Tutrean masih memiliki hubungan kekeluargaan yang sangat dekat.
“ Ikatan perkawinan yang telah terjalin sejak dulu, sehingga dapat dikatakan kampung Ohoirenan adalah Tutrean dan Tutrean adalah Ohoirenan, dalam artian kita adalah satu,” tegasnya.
Rahabeat mengajak semua keluarga, agar dengan konflik yang telah terjadi, bisa diperbaiki kembali kehidupan kekeluargaan yang terjalin baik selama ini.
” Terhadap persoalan itu, kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” pintanya.
Perwakilan warga Ohoi Tutrean lainya, Zaidrak Rahantoknam, berpesan agar kedua pihak dapat menjaga kehidupan kekeluargaan, sesuai filosofi orang Kei, yang dikenal, Ain Ni Ain.