Ambon Tualnews.com- Dalam suasana semarak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi mencanangkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari komitmen membangun generasi emas menuju Indonesia 2045.
Acara ini dihadiri Wakil Gubernur H. Abdullah Vanath, jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua dan Pengurus TP-PKK Maluku, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, unsur TNI/Polri, kepala instansi vertikal, serta ratusan siswa-siswi SMA/SMK sederajat dan SLB se-Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menekankan tema HAN tahun ini, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045“, mencerminkan pentingnya peran anak-anak sebagai pewaris bangsa dan kunci kemajuan Maluku dan Indonesia.
“Anak-anak adalah aset terbesar bangsa. Mereka bukan hanya penerus, tapi juga penentu masa depan kita. Kita harus pastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan penuh kasih sayang,” Pintah Lewerissa.
Sebagai bentuk nyata pembentukan karakter sejak dini, Gubernur mencanangkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni:
1. Bangun Pagi
2. Beribadah
3. Berolahraga
4. Makan Makanan Sehat dan Bergizi
5. Gemar Belajar
6. Bermasyarakat
7. Tidur Cepat
Pencanangan ini, menurutnya, bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan konkret bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat luas untuk menanamkan kebiasaan baik yang akan membentuk pribadi anak-anak yang tangguh, berintegritas, dan berdaya saing.
“Karakter adalah pondasi peradaban. Kebiasaan membentuk kepribadian, dan kepribadian melahirkan budaya. Saya yakin, 7 kebiasaan ini akan menjadi bagian dari peradaban anak-anak Indonesia di masa depan,” tegas Lewerissa.
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi mewujudkan Maluku sebagai Provinsi Layak Anak dengan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Mari kita ciptakan ruang-ruang yang ramah anak, tempat mereka bisa tumbuh bahagia, cerdas, dan menjadi kebanggaan Maluku dan Indonesia,” tutupnya.
Acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan edukasi yang melibatkan pelajar serta komunitas anak di Ambon.