Wawali Tual Terima Tim KKN-PPM UGM, Dorong Mahasiswa Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Senin (22/6) pukul 11.10 WIT, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Tual sebelum mengikuti prosesi penerimaan resmi di Balai Kota Tual.
Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Senin (22/6) pukul 11.10 WIT, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Tual sebelum mengikuti prosesi penerimaan resmi di Balai Kota Tual.

TUAL, Tualnews.com  – Langkah awal pengabdian masyarakat resmi dimulai bagi Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Tualang Tual 2026.

Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Senin (22/6) pukul 11.10 WIT, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Tual sebelum mengikuti prosesi penerimaan resmi di Balai Kota Tual.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UGM yang kembali memilih Kota Tual sebagai lokasi pengabdian.

“Atas nama Pemerintah Kota Tual dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN UGM di Kota Tual, Bumi Maren. Kehadiran saudara-saudari merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

KKN sebagai Pengabdian Nyata

Amir menegaskan,  program KKN tidak sekadar menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa, melainkan sarana pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah harus mampu diterapkan untuk membantu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, khususnya di Kota Tual.

“Kami menyadari bahwa KKN bukan sekadar program akademik, tetapi merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu menjawab berbagai persoalan pembangunan di daerah,” Pintahnya.

Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Senin (22/6) pukul 11.10 WIT, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Tual sebelum mengikuti prosesi penerimaan resmi di Balai Kota Tual.
Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Senin (22/6) pukul 11.10 WIT, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Tual sebelum mengikuti prosesi penerimaan resmi di Balai Kota Tual.

Lanjutkan Kesan Positif Tahun Sebelumnya

Penerjunan mahasiswa KKN tahun ini merupakan angkatan kedua setelah pelaksanaan program sebelumnya dinilai berhasil dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Karena itu, Amir mengajak para mahasiswa untuk segera beradaptasi dan membaur dengan masyarakat di lokasi penempatan, yakni Ohoi Labetawi, Ohoi Ngadi, dan Ohoi Dullah.

“Ini adalah penerjunan kedua yang tentunya dilandasi kesan positif dari masing-masing ohoi. Masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran mahasiswa. Anggaplah adik-adik datang ke sini seperti pulang ke kampung sendiri,” ungkapnya.

Jaga Etika dan Hargai Kearifan Lokal

Selama menjalankan program KKN, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi sederhana yang dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Jaga sikap, etika, dan nama baik almamater. Kedepankan pendekatan yang humanis, hormati kearifan lokal, bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah dan masyarakat, serta hadirkan inovasi yang sederhana namun berdampak nyata,” tegasnya.

Komitmen UGM Menjangkau Daerah Terluar

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM Unit Tualang Tual menegaskan kehadiran kembali mahasiswa UGM di Kota Tual merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus hadir dan belajar bersama masyarakat di berbagai penjuru Indonesia.

“Saya bersyukur dapat kembali hadir di Kota Tual untuk melanjutkan komitmen UGM menerjunkan mahasiswa KKN di daerah ini. Program ini merupakan bagian dari semangat UGM menyapa dan belajar bersama masyarakat di lokasi KKN,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Tualang Tual 2026, Naafi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tual, para pejabat ohoi, dan masyarakat yang telah menyambut kehadiran tim dengan hangat.

Ia menjelaskan,  tim KKN tahun ini terdiri dari mahasiswa multidisiplin yang akan melanjutkan berbagai program pengembangan yang telah dirintis sebelumnya, terutama dalam sektor pariwisata.

“Kami membawa berbagai kompetensi dari beragam bidang ilmu. Sejalan dengan tema tahun sebelumnya, kami akan terus mengoptimalkan potensi pariwisata Kota Tual dengan fokus pada penerapan teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Kehadiran Tim KKN-PPM UGM Unit Tualang Tual 2026 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal serta inovasi yang berkelanjutan.