Dugaan Beras Plastik Bulog di Tual Adalah Beras Import Pakistan

Sampel barang bukti dugaan temuan beras berbahan plastik pada karung Bulog di Kota Tual sudah dikirim Tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tual ke Ambon, senin siang ( 27/1/2020 ) untuk diteliti Balai POM dan Baristan Maluku

Tual News – Warga Fidabot, Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual sejak kamis ( 23/1/2020 ) dibuat  gempar dengan dugaan temuan beras plastik didalam karung Bulog. Temuan ini ditemui langsung dirumah keluarga Jaka Bin Hatim yang langsung viral di media sosial. Dugaan sementara temuan beras plastik Bulog di Tual adalah jenis beras import dari Pakistan.

Atas dugaan temuan beras berbahan plastik, Pemerintah Kota Tual dibawah kepemimpinan Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, SE bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian beserta  Bulog Kota Tual langsung meninjau Pasar Tual, senin pagi ( 27/1/2020 ).

Video wawancara tualnews.com bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tual, Darna Amir soal dugaan temuan beras berbahan plastik pada karung Bulog

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tual, Darna Amir kepada tualnews.com usai peninjauan lapangan membenarkan temuan warga Fidabot Kota Tual terkait dugaan beras plastik didalam karung  Bulog.

“ Kami bersama Bapak Wakil Walikota Tual turun langsung ke TKP, menemui keluarga Jaka Bin Hatim di kompleks Fidabot dan mendatangi Kios Bulog di Pasar Tual, untuk memastikan temuan dugaan beras plastik itu lalu diambil sample untuk diuji “ Ungkapnya.

Kadis Perindag Kota Tual mengaku, sample dugaan beras plastik yang ditemukan warga di karung beras milik Bulog sudah diambil dan dikirim, senin siang ( 27/1/2020 ) menggunakan pesawat udarah Wings Air untuk diuji pada laboratorium Balai Rizet dan Standarisasi Industri di Kota Ambon, Propinsi Maluku.

Sampel barang bukti dugaan temuan beras berbahan plastik pada karung Bulog di Kota Tual sudah dikirim Tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tual ke Ambon, senin siang ( 27/1/2020 ) untuk diteliti Balai POM dan Baristan Maluku

“ Kami sudah kirim hasil sample dugaan beras plastik itu ke Disperindag Propinsi Maluku untuk diuji di Ambon “ Jelas Darna Amir.

Ketika ditanya soal jenis beras plastik Bulog yang ditemui warga Fidabot Kota Tual, Kadis Perdagangan dan perindustrian Kota Tual membenarkan kalau beras Bulog yang dibeli konsumen Jaka Bin Hatim pada Kios Bulog di pasar Tual adalah beras medium import asal Pakistan. “ Setelah tim kami teliti, beras yang dibeli konsumen di Kios Bulog adalah beras medium, ukuran 50 kg, asal pakistan “ jelasnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat Kota Tual, apabilah menemukan hal ini dilapangan, langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian dan Disperindag, jangan mengambil langkah sepihak dengan memviralkan di medsos.

“ Untuk menghindari berita hoax atau penyebaran informasi yang tidak benar, kami berharap ada temuan warga di lapangan jangan langsung disebarkan di Medsos “ harap Kadis Perindag Kota Tual.

Sementara itu Kepala Bulog Tual, M. Sofiyan Sohilauw kepada tualnews.com menjamin beras Bulog layak dikonsumsi masyarakat. “  Bulog di Kota Tual terus menggelar operasi pasar, sehingga kami jamin beras Bulog aman, sehat dan layak dikonsumsi “ ungkapnya.

Terkait temuan warga Fidabot Kota Tual, Sohilauw mengaku pihaknya bersama Wakil Walikota Tual dan Disperindag senin pagi langsung turun di TKP untuk mengecek kebenaran informasi dugaan beras berbahan plastik didalam karung Bulog, sekaligus mengambil sample beras untuk dikirim dan diteliti di Ambon.

“ Benar, senin pagi kami sudah turun langsung ke Fidabot dan pasar Tual dan mengambil sample dugaan beras plastik untuk dikirim ke Baristan dan Balai POM untuk diuji kebenaranya   “ Jelas Kepala Bulog Tual.

Kepala Bulog Tual menghimbau masyarakat agar jangan terpancing dengan issu yang berkembang saat ini kalau beras Bulog mengandung bahan plastik, sebab beras milik Bulog aman dan sehat dikonsumsi masyarakat.

“ Saya harap masyarakat tenang, tidak perlu risau, karena beras Bulog aman dan sehat dikonsumsi masyarakat “ Tegasnya

Menyoal tentang ada tim yang melakukan investigasi di Gudang Bulog Kota Tual, Sohilauw membenarkan kalau pihaknya mempersilahkan tim Disperindag Kota Tual melakukan investigasi di gudang Bulog Tual.

Baik Kadis Perindag dan Kepala Bulog Kota Tual menghimbau masyarakat agar jangan termakan issu yang berkembang saat ini terkait temuan dugaan beras plastik, karena sample beras tersebut sudah dikirim ke Ambon untuk diuji dan diteliti kebenaran temuan masyarakat di Kota Tual. ( team tualnews )