KKBM Akan Latih Pemuda Maluku Masuk Dunia Kerja

Ketua KKBM, DR. Djamaludin Koedoeboen, S.H, M.H melantik Pengurus DPW KKBM Provinsi Maluku
Ketua KKBM, DR. Djamaludin Koedoeboen, S.H, M.H melantik Pengurus DPW KKBM Provinsi Maluku

Tual News – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Besar Maluku ( KKBM ), DR. Djamaludin Koedoeboen, S.H.M.H, menegaskan untuk mengatasi berbagai persoalan pengangguran dan kemiskinan masyarakat di 11 Kab / Kota di Propinsi Maluku, maka KKBM akan menjalin kerja sama dengan semua pihak, termasuk TNI – Polri  untuk melatih para pemuda/i Maluku, guna disiapkan memasuki dunia kerja.

“ Semoga ini disambut baik Bapak Kapolri dan Panglima TNI, karena kami akan  menggagas program KKBMM bekerja sama dengan pihak- pihak terkait agar kita melatih para pemuda/i Maluku sehingga mereka siap bekerja dimana saja teristimewa dibidang keamanan ” Ungkapnya ketika melantik Pengurus KKBM Propinsi Maluku di Swissbel Hotel, Jumat ( 30/10/2020 ).

Koedeoboen, mengaku kebijakan Pemerintah terkait Undang – Undang Cipta Kerja ( Omnibus Law ), diharapkan akan menarik banyak Investor mengunjungi Maluku.

“ Mudah- mudahan kebijakan baru Omnibus Law,  akan dapat menarik perhatian para investor untuk datang mengunjungi Maluku, karena hanya dengan seperti itu kita bisa maju, para pemuda yang kita latih dan siapkan bisa terserap dalam rekrutmen tenaga kerja, contoh mengantisipasi dibukanya Perusahan Minyak Blok Masela dan perusahan lainya “ Jelas Mantan Ketua DPRR Kota Tual.

Hal ini kata dia, harus dilaksanakan guna menjawab berbagai pertanyaan dan persoalan sosial kemasyarakatan serta kemiskinan di Propinsi Maluku.

“ Kalau kita terus biarkan hal ini, tak heran kalau setiap Kapal dan Pesawat masuk Kota Jakarta, katong baku dapa katong punya saudara muka baru dari Maluku. Mohon maaf, karena tidak punya ketrampilan/ skill yang terbatas, lalu dia bekerja,  namun dengan segalah hormat harus bekerja sebagai tukang penagih utang ( Deb Colektor ), memang ini bukan pekerjaan haram, tapi kerja profesional, hanya saja stigmasisasi mulai terbangun, kalau orang Maluku identik dengan  kekerasan, galak dan jahat, padahal walaupun kita berkulit hitam, tetapi memiliki hati lembut “  Tandasnya.

Koedoeboen salut dan bangga dengan chiri khas warga seribu pulau yang penuh semangat, dan jujur, namun dibalik kejujuran itu, sering diperalat untuk kepentingan politik orang lain, terutama saudaranya yang ingin mencalonkan diri.

“ Kurang lebih lima tahun lalu telah hadir ditengah tengah kita, para Tokoh – Tokoh Maluku yang ada di Jakarta,  bahwa muncul banyak ormas Maluku di Jakarta, sesuai catatan kami kurang lebih 40 ormas Maluku yang ada di Kota Jakarta saat ini. Saya kira ini adalah fenomena baru yang  menunjukan kalau orang Maluku mau berkumpul,  bersilahturahmi, baku sayang, dan saling menyapa satu dengan yang lain “ Salutnya.

Untuk itu Koedoeboen, minta agar tidak ada perbedaan antara orang Maluku, Persatuan, kerukunan dan persaudaraan harus tetap dijaga serta dipelihara menjadi satu kekuatan untuk mencapai satu tujuan.

Dirinya merinci, jumlah Penduduk Provinsi Maluku kurang lebih 1,8 juta jiwa,  luas wilayah, 46.900 ribu kilometer persegi, 11 kabupaten/ kota, 118 kecamatan, 35 kelurahan, 1.198 Desa dan Negeri, memiliki potensi kekayaan alam yang besar seperti, cengkeh, kopra, tambang minyak, gas, emas, timah, baja, pala, besi, serta potensi kelautan dan perikanan yang luas, namun belum memiliki asas manfaat bagi peningkatan kesejtaraan masyarakat Maluku.

“ Kita memiliki SDA yang potensial, kalau ini dikelolah dengan baik, maka orang Maluku tidak perlu merantau cari pekerjaan. Jadi siapa yang salah dalam hal ini?. Kita tidak perlu saling menyalahkan, yang paling penting mari kita introspeksi diri, dan menyiapkan diri, satu Negeri bisa maju dan berkembang kalau masyarakat hidup tenang, tentram, dan kondusif,  masyarakat tenang dan senang kalau perutnya terisi, apakah  di Maluku terdapat hal itu? “ Ujar Ketua KKBM.

Tahun 2023 Gelar Kongres Orang Maluku Sedunia

Ketua  KKBM, DR. Djamaludin Koedoeboen, S.H.M.H, mengaku untuk mempererat hubungan tali persaudaraan dan kerukunan masyarakat Maluku, maka ditahun 2023, pihaknya  akan menyelenggarakan Kongres Orang Maluku Sedunia di Jakarta.

Dalam kegiatan Pelantikan ini, turut hadir Gubernur Maluku yang diwakili Asisten Pemerintahan, Wakapolda Maluku, Rektor Unppati Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Wakil Walikota Tual, Ketua DPRD Kota Tual dan Perwakilan Walikota Bau – Bau, beserta para tamu dan undangan lainya.

Proses pelantikan itu, juga dimeriahkan Paduan Suara dari Universitas Kristen, sekaligus launcing perdana Media Online Lintas Timur. ( TN )