PKB Malra Siap Rebut Tujuh Kursi Pileg 2024

Muscab-pkb-malra-dan-kota-tual-yang-dihadiri-wabup-malra-walikota-tual-dan-wawali-tual.
Muscab-PKB-Malra-dan-Kota-Tual-yang-dihadiri-Wabup-Malra-Walikota-Tual-dan-Wawali-Tual.

Tual News – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Kabupaten Maluku Tenggara, Propinsi Maluku , Minduchri Kudubun, S.E menegaskan partai yang dipimpinya siap merebut tujuh kursi pada pelaksanaan Pemilu Legislatif ( Pileg ) 2024 mendatang.

Penegasan ini disampaikan Kudubun, dalam sambutanya pada pembukaan Muscab PKB Kabupaten Malra dan Kota Tual yang berlangsung di Kimson Centre Ohoijang, Sabtu ( 21/08/2021 ).

Ini Alasan Fraksi PKB Komit Tolak Pertanggungjawaban APBD Malra 2020

“ Pileg 2014, PKB buat daerah ini tercengang dan jadi bahan diskursus sepanjang sejarah. Saya sudah jajaki beberapah desa untuk identifikasi figur – figur populer, sehingga insha Allah pileg 2024 kita rebut tujuh kursi “ Tegas Kudubun yang terpilih kembali memimpin PKB Malra hasil Muscab.

Ketua-pkb-maluku-tenggara.
Ketua-Pkb-Maluku-Tenggara.

Kata dia, sepanjang sejarah perjalanan DPC PKB Kabupaten Maluku Tenggara, kurun waktu lima tahun, telah banyak capaian dan prestasi yakni perolehan kursi DPRD Malra dengan total akumulasi 7.713 suara atau 10, 56 % dari jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT ).

PKB Tolak Pertanggungjawaban APBD Malra 2020, Enam Fraksi Menerima

“ Dengan hasil ini, PKB keluar sebagai pemenang pertama, di Pileg 2019 Kabupaten Malra, apabilah disandingkan perolehan hasil Pilkada 2018 dan Pileg 2019, maka sebagai partai pengusung pasangan Bupati dan Wabup Malra terpilih saat ini, PKB memilik kontribusi suara 32 % dari total perolehan suara MTH-PB “ Ungkap Ketua PKB Malra.

Semuan capaian ini Kata Kudubun yang juga Ketua DPRD Malra, menunjukan kalau politik rahmatan lil aalamin, yang diamanahkan pendiri partai ini telah menemukan momentum dan bentuknya  di Bumi Larvul Ngabal.

PKB Tanam Ratusan Mangrove di Pantai Wisata Kei

“ Semua kader harus dapat menjadikan perkembangan digitalisasi dan media sosial sebagai corong informasi serta edukasi terhadap rakyat Maluku Tenggara. Jangan pernah takut bersuara, sepanjang kita tidak berbuat diszholim, kalau itu benar sampaikan “ Pintah Kudubun.

Agama dan Budaya Jadi Platform PKB Malra

Sementara itu, Ketua PKB Malra juga mengungkapkan pihaknya akan mengevaluasi kondisi eksternal yang merupakan determinasi dalam menentukan dinamikan politik dan arah pembangunan daerah.

“ Secara umum determinasi politik ini dapat dipetakan jadi tiga kekuatan besar yakni Katolik, Islam dan Protestan. Ketiganya adala agama, tapi sekaligus merupakan kekuatan politik, sebab segmentasi pemilih dengan cepat terkanalisasi berdasarkan ketiga poros tersebut “ Jelas Kudubun.

PKB Malra Berbagi Bersama Rakyat, Optimis Raih 7 Kursi di Pemilu 2024

Selain itu, Kata dia, faktor budaya dan kekeluargaan juga menjadi bagian determinasi.

“ Bila jargon yang diusung keluarga besar Nahdiyin adalah tentang agama dan nasionalisme, dimana agama saja tidak cukup untuk membentengi umat, sehingga perlu ada doktrin nasionalisme. Dalam konteks Maluku Tenggara jargon yang tepat dan mengena adalah agama dan budaya “ Terang Ketua DPC PKB Malra.

Kudubun mengaku, pasangan Bupati dan Wabup Malra saat ini yang dikenal dengan MTH – PB lahir dari rahim Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), sehingga semua kader boleh berbangga dan berhak mengklaim hal itu.

“ Saat dimana banyak pihak ragu untuk memberikan dukungan kepada MTH – PB, PKB justru memprakarsai pembentukan poros kemenangan, komitmen ini akan terus kami jaga, meski tidak sedikit kami dikhianati “ Sorotnya.

Kata dia, komitmen dimaksud dalam bingkai kritis untuk saling mengoreksi kalau ada yang salah perlu dibenahi dan bila melenceng perlu diluruskan.

Fraksi PKB Malra Minta Libatkan Pers, OKP dan Ormas Cegah Covid-19

“ Kami sadar Kepala Daerah adalah milik seluruh masyarakat Maluku Tenggara, namun kalau kita larut dalam kemilau oligarki atau kekuasaan lalu ikut mendiamkan hal – hal yang tidak benar dan membenarkan hal yang tidak wajar, maka sama saja kita menzholimi daerah ini “ Pungkas Ketua PKB Malra.

PKB Tolak Pertanggungjawaban APBD Malra 2020 Karena Ada Ketidakwajaran

Kudubun yang juga Ketua DPRD Malra menjelaskan, Fraksi PKB menolak pertanggungjawaban APBD Kabupaten Maluku Tenggara tahun anggaran 2020 beberapah waktu lalu, sebab ada ketidakwajaran penggunaan APBD yang tidak dapat didiamkan begitu saja.

FPLRM Demo Kejati, Soal Laporan Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Malra

“ Ini adalah bentuk koreksi  kami terhadap Pemerintah Daerah, sekaligus pertanggungjawaban moral politik PKB terhadap seluruh masyarakat Malra “ Jelasnya.

Pembukaan Muscab PKB Malra dan Kota Tual, secara virtual oleh Ketum PKB, dihadiri Wakil Bupati  Malra, Ir. Petrus Beruatwarin, M.Si, Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, S.E dan  Pimpinan Parpol beserta para kader PKB. ( TN )