Walikota Tual Lantik Kepala Ohoi Tual, Taar dan Tamedan

Img 20221209 wa0037

Tual News – Walikota Tual, Adam Rahayaan,S.Ag, jumat ( 09/12/202 ) pukul 14.30 WIT melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Kepala Ohoi di Kota Tual masing- masing Kepala Ohoi Tual, Amir Fauzan Tamher S.E, Kepala Ohoi Taar, Charles Tarantein dan Kepala Ohoi Tamedan, Mohamad Yasin Balubun.

Upacara pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Tual dihadiri ratusan warga masyarakat berjalan aman dan damai.

Walikota tual melantik dan mengambil sumpah jabatan kepala ohoi tual, taar dan tamedan, jumat 09 desember 2022
Walikota Tual Melantik Dan Mengambil Sumpah Jabatan Kepala Ohoi Tual, Taar Dan Tamedan, Jumat 09 Desember 2022

Walikota Tual dalam amanatnya berharap kehadiran Kepala Ohoi definitif dapat menjalankan tugas secara baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu Walikota Tual mengingatkan soal netralitas ASN dan perangkat desa menghadapi pemilu 2024, sebab Undang – Undang sementara direvisi.

” Masyarakat akan tetap mengawasi netralitas ASN dan Kepala Ohoi, jangan anda terlibat kepentingan partai politik tertentu, ” Pesan Rahayaan.

Menurut Walikota kewenangan masing – masing pihak dalam proses Kepala Ohoi sudah diatur didalam Perda Ohoi.

” Soal kewenangan sudah diatur, jadi kalau urusan rekomendasi Raja, jangan ada yang datang komplain di kita, kami angkat tangan, sebab itu adalah kewenangan mutlak setiap Raja yang ada di wilayah adat masing -masing, ” Ujarnya.

Dikatakan, apabilah panitia pilkades sudah melaksanakan tahapan dan sudah mengantongi rekomendasi Raja, namun masih ada yang comlain, maka panitia pilkades tingkat Ohoi memberikan ruang waktu selama dua puluh hari.

” Apabilah selama 20 hari tidak ada yang datang menunjukkan rekomendasi Raja, maka prinsipnya panitia pilkades melaksanakan Perda yang sudah ditetapkan Pemkot Tual dan DPRD, ” Jelasnya.

Rahayaan mengaku bagi yang tidak puas, negara memberikan ruang di lembaga peradilan untuk menempuh jalur hukum.

” Jadi semua silahkan tempuh jalur hukum, jika keputusan lembaga peradilan menganulir keputusan saat ini, baru kami tinjau kembali SK yang diberikan, ” Pintah Walikota Tual.

( MTN )