Tual News – Calon Tunggal Pejabat Kepala Ohoi Tayando Yamtel, Hasan Renhoat mengancam.akan memasang tanda larangan adat Kei atau Sasi di Kantor Camat Tayando Tam, Kota Tual apabilah Pemkot Tual tidak segera mengembalikan hak adat di Desa itu.
” Kami minta segera kembalikan hak adat kami di Ohoi Tayando Yamtel, kalau tidak disikapi, kami akan boikot Kantor Camat dengan pasang sasi ( hawear – red ), ” Pintah Renhoat kepada tualnews.com, Kamis ( 03 /8/2023).
Dia menyesalkan kinerja Dinas PMD Kota Tual yang menunjuk Camat Tayando Tam, seorang ASN merangkap jabatan sebagai pejabat Kepala Ohoi Tayando Yamtel.
” Hingga saat ini tidak ada tindak lanjut dan solusi terkait hal ini, ” Kesalnya.
Dia mengaku kecewa, lantaran hasil musyawarah Riin Faam / Marga Renhoat asal Rahan Orang Kai / Lus Vatar yang menetapkan dirinya sebagai Calon Tunggal Pejabat Kepala Ohoi Yamtel tanggal 03 Desember 2022, sengaja dipermainkan mantan pejabat untuk mengusulkan dua nama dari Marga Renhoat kepada Dinas PMD.
” Dua nama yang tiba – tiba muncul di Dinas PMD atas usulan mantan pejabat Yamtel adalah Abdullah Renhoat dan Abet Renhoat, sementara dua nama ini yang beri dukungan tanda tangan kepada saya dalam musyawarah Riin Kot untuk pengajuan berkas pencalonan calon tunggal Pj Kepala Ohoi Yamtel yang masuk di Dinas PMD, ” Tandas Hasan Renhoat.
Namun dalam penetapan Dinas PMD atas tiga nama itu tidak ada, melainkan Walikota Tual menerbitkan SK Pejabat Kepala Ohoi Yamtel kepada Camat Tayando Tam.
” Saya minta segera kembalikan hak adat kami, karena sudah lama sejak kepemimpinan almarhum Walikota Tual, Drs Hi. M.M Tamher, ” Pintanya.
Apalagi kata Renhoat terkait masalah kepemilikan kepala Ohoi Yamtel, sudah ada keputusan Mahkama Agung melalui Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Ambon, Nomor : 03 K / TUN / 2014 tanggal 06 Maret 2014 yang mengabulkan permohonan penggugat Wahab Renhoat dkk melawan Tergugat Walikota Tual yang diwakili Kabag Hukum dan organisasi Setda Kota Tual, Aziz Fidmatan, S.Sos M.Si, Rini Atbar, S.H, Abdul Kadir Reniuryaan, S.H dkk.
Menyoal langkah yang ditempuh, apabilah tidak ada tindak lanjut akan hal ini, Hasan Renhoat menegaskan, apabilah hak adat tersebut tidak segera dikembalikan, maka sasi Kantor Camat Tayando adalah solusi terakhir.
” Hingga saat ini Camat Tayando Tam yang merangkap jabatan sebagai Pejabat Kepala Ohoi Yamtel bersama PMD hanya tinggal diam dan tidak ada tindak lanjut, ” Sorotnya
Dia meminta Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag untuk segera turun tangan melihat hal ini.
” Kami hanya minta hak adat kami dikembalikan, ” Tegas Renhoat.
Hingga saat ini Camat Tayando Kota Tual belum dapat dihubungi untuk konfirmasi, namun berdasarkan data yang dimiliki, Camat Tayando Tam Kota Tual, M. Saleh Rahareng, S.Pd, telah menerima surat yang berasal dari perwakilan keluarga Riin Faam Marga Renhoat, Rahan Orang Kay / Lus Vatar, perihal penyampaian penetapan calon pejabat Kepala Ohoi Tayando Yamtel, beserta dokumen pendukungnya tanggal 13 Desember 2022 lalu.