Wattimena Sedih,  Program LIN dan Ambon New Port Maluku Hilang Tanpa Kesan

Danlanal Tual Serahkan barang bukti hasil tangkapan kapal patroli TNI AL Tual kepada Kapolres Tual, disaksikan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tual
Danlanal Tual Serahkan barang bukti hasil tangkapan kapal patroli TNI AL Tual kepada Kapolres Tual, disaksikan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tual

Tual News – Calon Anggota DPR RI Dapil Maluku asal Partai Demokrat, Dr. Michael Wattimena, S.E, M.M mengaku sedih, ketika program Lumbung Ikan Nasional ( M- LIN ) dan Ambon New Port yang dicanangkan Pempus, sebagai program strategis nasional untuk Provinsi Maluku hilang tanpa kesan dan pesan.

Dalam wawancara bersama tualnews.com, di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu ( 24/1/2024), Calon Anggota DPR RI nomor urut satu asal Demokrat ini tidak mempersalahkan Pempus atas hilangnya dua program strategis nasional untuk membangun Maluku maju, sejahtera, berkeadilan dan keluar dari tingginya angka kemiskinan sebagai Provinsi termiskin keempat di Indonesia.

” Provinsi Maluku masuk zona keempat daerah termiskin di Indonesia, olehnya itu ke depan Maluku harus setara dan sejajar bersama Provinsi lainya, ” pintanya.

Menurut Wattimena, Maluku tidak boleh terdistorsi dengan situasi saat ini, sudah saatnya bangkit, sebab memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat potensial.

” Maluku punya potensi kelautan dan perikanan sangat besar, karena 9,4 persen adalah laut dan 7,6 persen daratan. Jujur, saya sebagai anak Maluku sedih, sebab dua program strategis Nasional yakni M-LIN dan Ambon New Port hilang tanpa ada kesan serta pesan, ” Sesal Mantan Anggota DPR RI periode 2014-2019 asal Partai Demokrat dari daerah pemilihan Papua Barat.

Wattimena yang juga Mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini mengakui sejak tahun 2001, masyarakat Maluku sangat terhipnotis dan menyambut gembira dua program strategis nasional tersebut, namun kenyataannya hingga tahun 2003, semuanya sirna.

” Program M-LIN dan Ambon New Port, sebagai program strategis nasional hingga tahun 2003 hilang, tanpa kesan dan pesan, bahkan aromanya sudah tidak terdengar lagi, ” sorotnya.

Menyoal alasan hingga dua program strategis nasional untuk Maluku tidak berjalan, Wattimena mengatakan, dirinya tidak mempersalahkan Pempus, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan lainya, namun kedepan dua program itu harus dihidupkan kembali.

” Saya berharap, ke depan M- LIN dan Ambon New Port harus dihidupkan kembali, karena Maluku memiliki tiga wilayah penangkapan ikan ( WPP ) potensial yakni laut Arafura, Banda dan laut Seram. Dari ketiga WPP itu, kontribusi ikan tuna kuning sepertiga eksport nasional, namun sayangnya bonafitnya kita tidak dapat apa – apa,” Ungkapnya.

Wattimena memberikan apresiasi kepada Presiden RI, Ir Joko Widodo yang menyambut baik M- LIN, dengan menambah satu program strategis nasional untuk Maluku yakni Ambon New Port.

” M-LIN dan Ambon New Port harus dihidupkan, karena warga Maluku akan mendapat asas manfaat besar, yakni hasil produksi ikan tuna untuk eksport akan diolah sendiri jadi barang jadi di daerah dan membuka lapangan kerja bagi ribuan orang, ” Jelasnya.

Diakui, ketulusan Jokowi meresmikan Ambon New Port, sebagai Pelabuhan terintegrasi di Kota Ambon, harus disambut positif dan gembira, sebab kehadiran Ambon New Port sebagai penjewatanan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional, akan memberikan manfaat sebesar – besarnya untuk masyarakat, khususnya menciptakan lapangan kerja.

” Saya waktu di Komisi IV DPR RI pertanyakan M- LIN kepada Menteri KKP, Ibu Susi, karena M- LIN adalah program Bapak SBY, ketika canangkan Sail Banda, lalu dilanjutkan di era kepemimpinan Bapak Jokowi, namun sangat disayangkan, M- LIN dan Ambon New Port sudah tidak ada kabar beritanya, ” Sesal Wattimena.

Siap Perjuangkan M-LIN dan Ambon New Port Dihidupkan

Calon Anggota DPR RI Dapil Maluku asal Demokrat, Michael Wattimena menegaskan, jika tanggal 14 Pebruari 2024, atas restu leluhur dan alam Maluku, dirinya terpilih sebagai Anggota DPR RI, maka dua program strategis nasional itu akan dikoordinasikan untuk dihidupkan kembali.

” Atas restu Tuhan dan Leluhur, berkenan tanggal 14 Pebruari 2024, saya terpilih sebagai Anggota DPR RI, dengan kewenangan legislasi, anggaran dan pengawasan, saya akan mudah bangun koordinasi, untuk perjuangkan aspirasi rakyat Maluku, demi hidupkan M-LIN dan Ambon New Port, ” Terangnya.

Wattimena optimis satu kursi DPR RI akan diraih Partai Demokrat dari dapil Maluku pada pemilu 2024.

” Saya yakin dan optimis, satu kursi DPR RI dari empat kursi yang direbut, jadi milik Partai Demokrat, termasuk dua kursi Anggota DPRD Provinsi Maluku dari dapil VI ( Malra, Kota Tual dan Aru ) akan diperoleh Demokrat, ” Tegas Wattimena.

Dikatakan, kehadirannya dirinya di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, selain sebagai Calon Anggota DPR RI, juga perpanjangan tangan partai Demokrat, selaku Pengurus DPP Demokrat, ingin melihat dan memantau konsolidasi Partai Demokrat di kab / kota Provinsi Maluku, untuk pemenangan pileg dan pilpres tanggal 14 Pebruari 2024.

Untuk diketahui, kedatangan Calon Anggota DPR RI, Michael Wattimena, di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Rabu ( 24 /1/2024), setelah tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, dijemput ratusan pendukung, simpatisan dan kader Demokrat.

Ratusan pendukung Calon Anggota DPR RI nomor urut satu dari Partai Demokrat, berkonvoi dan berarak dengan kendaraan roda dua dan empat, dari Bandara Ibra  menuju Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara.