Ambon, Tualnews.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, menyoroti keras kondisi jalan di sejumlah wilayah Maluku yang menurutnya sudah terlalu lama dibiarkan rusak tanpa penanganan berarti.
Dalam rapat dengar pendapat dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku, Rabu (7/8/2025), Refra menegaskan kerusakan jalan tidak bisa dipandang sepele karena menyangkut hak dasar masyarakat.

“Jangan tunggu sampai benar-benar ambruk baru bertindak. Jalan itu akses utama masyarakat. Kalau rusak, berarti pelayanan publik juga lumpuh,” kritik Refra.
Politisi itu mencontohkan kondisi jalan di Tepa, Maluku Barat Daya, serta sejumlah titik di Maluku Tengah dan Kota Ambon yang kondisinya sudah jauh dari layak.
Perhatian khusus ia arahkan ke ruas jalan menuju Nusaniwe di Kota Ambon.
Menurut Refra, kerusakan di Nusaniwe sudah bertahun-tahun terjadi, tetapi tidak ada langkah nyata dari pemerintah.
“Ini bukti ada wilayah yang sengaja dibiarkan terabaikan,” tegasnya.
Komisi III DPRD Maluku mendesak BPJN dan Dinas PU segera menyusun langkah percepatan.
“Kami tidak mau alasan klasik soal anggaran terus dipakai. Masyarakat butuh kehadiran negara lewat infrastruktur yang layak,” sorot Refra.