Jakarta, Tualnews.com – Ditengah panasnya polemik pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, justru tampil dengan sikap dingin dan kalkulasi politik yang rapi.
Alih-alih larut dalam tensi politik daerah, Dasco memilih menempatkan hukum dan konstitusi sebagai kompas utama. Sikap ini langsung menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pendiri Forum BEM DIY, Indria Febriansyah, yang menilai langkah Dasco layak menjadi contoh kepemimpinan nasional.
“Beliau bukan hanya pejabat tinggi negara, tapi pemimpin yang sanggup menjaga keseimbangan antara politik, hukum, dan perlindungan rakyat. Pemakzulan Bupati Pati ia sikapi dengan kepala dingin, kajian mendalam, dan patuh pada prosedur konstitusi. Inilah teladan kenegarawanan,” tegas Indria di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Sebelumnya, Dasco memastikan proses hak angket yang dijalankan DPRD Pati “on the track”.
Ia bahkan menggelar rapat evaluasi bersama Menteri Dalam Negeri untuk mengantisipasi agar polemik serupa tidak meledak di daerah lain.
Langkah mitigasi pun diminta langsung kepada Kemendagri demi meredam potensi gejolak publik.
“Kami menghormati semua proses sesuai mekanisme yang berlaku dan akan terus memantau perkembangannya,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan.
Bagi Indria, gaya kepemimpinan Dasco yang mengedepankan kehati-hatian dan analisis sebelum bertindak, adalah antitesis dari model politik reaktif yang kerap memicu kegaduhan.
“Bangsa ini butuh lebih banyak sosok seperti Prof. Sufmi Dasco Ahmad, yang tegak menjaga konstitusi, menghormati demokrasi, dan memikirkan ketenangan rakyat,” pungkasnya.
Dengan sikap seperti ini, Dasco seolah mengirim pesan: politik boleh panas, tapi kepala tetap harus dingin dan hukum harus jadi panglima.