DPRD Maluku Soroti Krisis Air Bersih dan Listrik di Kepulauan Aru

Img 20250927 wa00091

 

Ambon, Tualnews.com – Persoalan mendasar seperti air bersih, listrik, dan perumahan rakyat ternyata masih menjadi “luka lama” yang belum terjawab di Kabupaten Kepulauan Aru.

Hal ini disuarakan Anggota DPRD Maluku dari Daerah Pemilihan VI, Welem Kurnala, usai melaksanakan reses pada Selasa (09/09/25).

Sekretaris Komisi IV DPRD Maluku itu menegaskan, banyak rumah warga di desa-desa Aru yang kondisinya tidak layak huni.

“Banyak rumah warga yang tidak layak dihuni. Ini membutuhkan perhatian serius, baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten,” kata Kurnala.

Menurutnya, alokasi dana desa (ADD) yang terbatas tidak mampu menjawab kebutuhan perbaikan rumah-rumah tersebut.

Karena itu, ia mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk turun tangan dengan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di pelosok.

“Kami berharap program perumahan dari Kementerian PUPR bisa menjangkau Aru. Jangan hanya berhenti di kota-kota besar. Warga di daerah terpencil juga punya hak atas rumah yang layak,” tegas Kurnala.

Ia juga menekankan perlunya pendataan menyeluruh rumah tidak layak huni di Maluku, agar setiap program pusat tepat sasaran.

Selain itu, Kurnala menyoroti akses air bersih dan listrik yang hingga kini belum memadai.

“Ini kebutuhan dasar. Selama persoalan air bersih dan listrik tidak dituntaskan, jangan bicara kesejahteraan,” tandasnya.