Jakarta, Tualnews.com – Muh Hady Sujatmiko Napitupulu alias Miko membantah keras tuduhan Fitriana alias Pingky yang menuding dirinya bersama Desy Natalia melakukan penipuan dan penggelapan dana penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) hingga mencapai Rp 1,6 miliar.
Dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (25/9/2025), Miko menegaskan tuduhan itu tidak berdasar dan mencemarkan nama baiknya.
Ia bahkan balik menyerang dengan menyebut Fitriana sebagai sosok yang justru menampung dana miliaran rupiah dari para korban di Palembang.
“Masuk Akpol tidak dipungut biaya. Saya bukan panitia, apalagi makelar. Semua tuduhan itu fitnah dan bohong besar. Fitriana itu maling teriak maling, dialah yang sebenarnya menggelapkan uang Rp 1,6 miliar,” tegas Miko.
Miko juga mengklarifikasi, saat tuduhan itu dilayangkan dirinya masih menjabat sebagai Staf Penasehat Khusus Presiden RI Asisten I Bidang Pertahanan & Politik.
Ia menilai upaya Fitriana yang menyeret-nyeret nama istana sebagai modus menutupi dugaan praktik calo yang dijalankannya.
Lebih lanjut, Miko menuding Fitriana menyebarkan foto dirinya dan Desy Natalia di media sosial dengan narasi “asal comot” serta berita bohong.
> “Fitriana tidak pernah kenal dengan Desy Natalia. Jadi jangan asal catut nama orang untuk nutupi busuknya kelakuanmu sendiri,” ujarnya.
Laporan Polisi Masih Berproses
Sebelumnya, Fitriana telah melaporkan Miko dan Desy Natalia ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/4063/VI/2025/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 16 Juni 2025.
Ia mengaku mengalami kerugian Rp 1,6 miliar yang disebut sebagai dana pribadi.
Namun Miko membantah isi laporan tersebut. Menurutnya, pernyataan Fitriana penuh keterangan palsu dan tidak sesuai fakta.
> “Itu kerugian korban-korbannya di Sumatera Selatan, bukan uang dia pribadi. Semua tuduhan tidak benar dan tidak terbukti,” kata Miko.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan di Polda Metro Jaya. Polisi disebut masih mengumpulkan bukti sebelum menentukan kelanjutan perkara.