Ambon, Tualnews.com — Komisi II DPRD Provinsi Maluku mendesak PT Panca Karya segera memperbaiki kapal-kapal penyeberangan yang dikelola perusahaan daerah tersebut.
Perbaikan dinilai mendesak agar layanan transportasi laut bagi masyarakat kepulauan di Maluku tidak semakin terganggu.
Anggota Komisi II DPRD Maluku, Anos Yeremias, mengatakan kondisi sejumlah armada penyeberangan saat ini cukup memprihatinkan. Ia menilai, tanpa langkah pembenahan yang cepat, akses mobilitas warga antarpulau akan terus terdampak.
“Ini menyangkut penyeberangan yang menjadi urat nadi warga kepulauan. Kami minta kapal-kapal segera dibenahi supaya pelayanan kepada masyarakat tidak terus seperti ini,” ujar Anos dalam rapat dengar pendapat dengan mitra kerja di Ambon, Kamis (05/03/2026).
Menurut Anos, DPRD juga menyoroti laporan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) terkait kondisi operasional armada penyeberangan di Maluku. Ia meminta seluruh pihak segera menindaklanjuti kontrak yang sudah ditandatangani agar kapal dapat kembali beroperasi secara normal.
Ia menegaskan, berbagai kendala, termasuk persoalan keuangan, tidak semestinya dijadikan alasan untuk menunda pelaksanaan kontrak. Anos mendorong manajemen PT Panca Karya mencari sumber pembiayaan alternatif.
“Kalau kendalanya keuangan, ada bank daerah. Datanglah ke Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara untuk mengajukan fasilitas kredit sehingga seluruh armada yang dimiliki bisa segera dioperasikan kembali,” tuturnya.