Ambon, Tualnews.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ari Sahertian, menyoroti pentingnya jaminan ketersediaan pangan, energi, dan layanan transportasi bagi masyarakat.
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan tersebut tidak boleh hanya difokuskan menjelang hari raya keagamaan seperti Idulfitri, tetapi harus dipastikan tersedia sepanjang tahun.
Hal itu disampaikan Sahertian dalam rapat dengar pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku bersama sejumlah mitra kerja terkait persiapan menjelang Idulfitri. Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Maluku, Kamis (05/03/2026).
Sejumlah instansi turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Pertamina, Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta Perum Bulog, bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja kedua komisi.
Dalam rapat itu, kata Sahertian, seluruh instansi menyampaikan kesiapan mereka dalam memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. Meski demikian, ia menilai kesiapan tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada periode tertentu.
“Semua yang hadir menyatakan siap. Tetapi kita tidak boleh hanya berpikir untuk 30 hari menjelang hari raya.
Perencanaan penyediaan pangan, energi, maupun logistik seharusnya disiapkan untuk satu tahun ke depan,” ujar Sahertian.
Ia menilai persoalan ketersediaan bahan pokok maupun energi di Maluku kerap berulang karena pendekatan yang dilakukan masih bersifat jangka pendek. Padahal, lembaga seperti Pertamina dan Bulog dalam perencanaan operasionalnya memiliki asumsi kebutuhan hingga satu tahun.
Karena itu, Sahertian mendorong seluruh pihak, termasuk Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku, untuk memastikan instansi terkait dapat memberikan kepastian ketersediaan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Yang menjadi prioritas bukan hanya saat menjelang hari raya. Setiap hari masyarakat Maluku harus bisa menikmati ketersediaan transportasi, bahan bakar, dan pangan tanpa harus berebut atau mengalami kelangkaan,” katanya.
Ia menambahkan, rapat tersebut juga menjadi momentum bagi DPRD Maluku untuk mengevaluasi kesiapan instansi terkait sekaligus memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman dalam jangka waktu yang jelas, termasuk untuk beberapa bulan ke depan.
Sahertian berharap langkah tersebut dapat memberikan kepastian bagi masyarakat serta mencegah potensi kendala distribusi maupun kelangkaan kebutuhan dasar di wilayah Maluku.