Bappilu Beri Sinya Musda Ulang Golkar Malra

Bupati Buru yang juga Ketua DPD Golkar Propinsi Maluku, Bapak Ramli Umasugi, Spi, M.M dan Bupati Seram Bagian Timur ( SBT ), Abd. Mukti Keliobas yang juga menjabat Wakil Ketua Korbid pemenangan pemilu Golkar Maluku beserta fungsionaris partai di Bumi Maren Kota Tual
Bupati Buru yang juga Ketua DPD Golkar Propinsi Maluku, Bapak Ramli Umasugi, Spi, M.M dan Bupati Seram Bagian Timur ( SBT ), Abd. Mukti Keliobas yang juga menjabat Wakil Ketua Korbid pemenangan pemilu Golkar Maluku beserta fungsionaris partai di Bumi Maren Kota Tual

Tual News – Badan Pemenangan Pemilu ( Bappilu ) Golkar Propinsi Maluku memberi sinya kalau kemungkinan digelar  Musda ulang DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara.

“ DPD Golkar Malra berdasarkan  hasil yang kami terima dari pusat, diminta agar mediasi kembali, dan kemungkinan digelar Musda ulang “  Tegas Wakil Ketua Korbid Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Propinsi  Maluku, yang juga Bupati Seram Bagian Timur ( SBT ), Abd. Mukti Keliobas, kepada tualnews.com, usai menghadiri Pelantikan Pengurus Golkar Kota Tual periode 2020 – 2025 di Kota Tual, Sabtu malam ( 10/04/2021 ).

Kata Keliobas, persoalan yang terjadi di DPD Golkar Malra, karena mekanisme pemilihan tidak sesuai dan harus dievaluasi kembali.

“ kami masih terus mediasi dan kemungkinan digelar Musda ulang Golkar Malra “ Ujarnya.

Dikatakan, dari 11 kab/ kota di Propinsi Maluku, kepengurusan DPD Partai Golkar yang sudah dilantik sebanyak tiga yakni DPD Golkar Kota Ambon, SBT dan Kota Tual.

“ Kami akan terus datangi semua kab/kota Maluku untuk konsolidasi organisasi dan pemenangan Golkar di tahun 2024 “ Kata Keliobas yang juga Bupati SBT.

Wakil Ketua Bappilu Golkar Maluku ini manargetkan sebanyak mungkin perolehan suara partai dan harus menang Pilpres dan Pilgub 2024.

“ Pilkada masih lama, tapi konsolidasi yang dilakukan lebih awal untuk raih kemenangan partai Golkar di semua kab/ kota Maluku “ Terang Bupati SBT.

Sampai berita ini diturunkan, Ketua DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora, belum berhasil dihubungi untuk diminta keterangan terkait hal ini. ( TN )