Tangis Haru Warnai Pengumuman Kelulusan MTs Malra, Almarhum Arianto Tawakal Dinyatakan Lulus

almarhum Arianto Tawakal (14 )
almarhum Arianto Tawakal (14 )

Maluku Tenggara,Tualnews.com– Suasana haru menyelimuti pengumuman kelulusan siswa-siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Rabu (3/6/2026).

Di antara nama-nama siswa yang dinyatakan lulus, terdapat satu nama yang menghadirkan kesedihan mendalam bagi seluruh hadirin, yakni almarhum Arianto Tawakal (14), siswa yang meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Mesias Siahaya, mantan anggota Brimob, pada Februari lalu.

Wali Kelas Arianto, Saodah, membenarkan almarhum tetap tercatat sebagai peserta didik yang memenuhi syarat kelulusan.

“Ya benar, almarhum Arianto Tawakal juga dinyatakan lulus,” ujar Saodah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (4/6 ).

Menurut Saodah, momen penyampaian kelulusan Arianto menjadi saat yang paling mengharukan dalam acara tersebut.

Ketika nama almarhum diumumkan dan sang ibu, Mirnawati Rahayaan, maju menerima sertifikat kelulusan, pihak sekolah memutar video kenangan Arianto selama menempuh pendidikan di MTs Malra.

Tayangan itu langsung mengubah suasana ruangan menjadi penuh duka.

Para guru, orang tua, dan siswa yang hadir tidak mampu menahan air mata.

“Saat nama almarhum disebutkan lulus dan video kenangan diputar, suasana sangat sedih. Semua yang hadir menangis, baik guru, orang tua maupun para siswa,” ungkapnya.

Saodah mengenang Arianto sebagai sosok siswa yang baik, disiplin, ceria, dan mudah bergaul.

Sikap sopan santunnya kepada guru maupun teman-teman membuat kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar MTs Malra.

“Arianto adalah anak yang baik, ramah, dan menghormati guru. Sampai sekarang kami para guru dan teman-temannya masih sangat merasa kehilangan,” katanya.

Selain dikenal memiliki kepribadian yang baik, Arianto juga tercatat memiliki sejumlah prestasi di sekolah.

Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan menunjukkan kemampuan akademik yang menonjol, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Arab.

“Dia aktif dalam berbagai kegiatan sekolah dan pernah meraih prestasi. Perkembangan akademiknya juga sangat baik, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Arab,” tambah Saodah.

Atas nama seluruh guru dan siswa MTs Malra, Saodah turut menyampaikan doa dan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan,” tuturnya.

Pengumuman kelulusan yang biasanya menjadi momen penuh sukacita kali ini berubah menjadi peristiwa yang sarat haru.

Kelulusan Arianto Tawakal menjadi pengingat bahwa meski raganya telah tiada, kenangan, prestasi, dan cita-citanya akan tetap hidup di hati keluarga, guru, serta teman-temannya.