fbpx

IWPG Ajak Perempuan Dunia Wujudkan Perdamaian Berkelanjutan

20 / 100

Tual News – International Women’s Peace Group (IWPG ) mengajak perempuan dunia, untuk mewujudkan perdamaian berkelanjutan.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan IWPG yang di pimpin Ketua Hyun Sook Yoon.

Dalam Rilis Pers yang diterima Media Tual News dari IWPG, menyebutkan
Pertemuan International Women’s Peace Group 2022 secara online digelar tanggal 19 September 2022 pukul 8:00 malam waktu Korea.

IMG 20220922 WA0008

IWPG Mengangkat tema “Kerjasama Perempuan untuk Implementasi Perdamaian Berkelanjutan”.

Menurut Ketua IWPG, acara ini dipersiapkan sebagai wadah untuk berbagi capaian kegiatan perdamaian dengan perempuan di seluruh dunia,sekaligus menyajikan cetak
biru pelembagaan perdamaian.

” Karena konflik yang dihadapi dunia saat ini, suara-suara untuk pembentukan hukum
internasional baru semakin meningkat. Menyikapi hal tersebut, IWPG bersama 105 cabang di 132 negara dan 500 organisasi koperasi memberikan dampak positif dengan terus meminta dukungan masyarakat internasional untuk mendesak pengesahan berdasarkan Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang (DPCW), ” Ungkap Ketua IWPG.

Kata dia, pada acara ini, diperkirakan banyak perempuan di seluruh dunia akan bekerja sama untuk mewujudkan perdamaian berkelanjutan melalui sharing pencapaian dan studi kasus proyek perdamaian yang dilakukan pada tahun 2022.

” Menjadi tuan rumah dan berpartisipasi dalam UN CSW ke-66 merupakan pencapaian pertama. IWPG menyelenggarakan acara paralel pada bulan Maret dan menyelenggarakan acara
sampingan bersama Kementerian Perempuan, Keluarga, dan Anak-anak Pantai Gading, menarik partisipasi lebih dari 200 tokoh perempuan asing dari seluruh dunia, termasuk duta besar PBB dan Menteri Perempuan, ” Ujarnya.

Selain itu, kata Ketua IWPG, stan virtual tersebut membuka kesempatan
Saling berinteraksi dengan 1.200 perempuan dari 93 negara.

” International Loving Peace Art Competition ke-4 juga diperkenalkan. Kompetisi yang
diadakan di seluruh dunia pada bulan Mei dan Juni. ini merupakan praktik “penyebarluasan budaya damai” dalam 10 pasal dan 38 klausul DPCW, ” Terangnya.

Selain itu, dalam acara ini dilakukan pengumuman pernyataan yang mendesak masyarakat internasional untuk
melegalkan DPCW dalam menanggapi perang antara Rusia dan Ukraina yang disajikan sebagai pencapaian besar.

” Setelah pengumuman pernyataan tersebut, IWPG mengadakan rapat umum menentang perang pada bulan Maret dan mengirimkan surat kepada para pemimpin perempuan
di PBB, Rusia dan negara-negara lain, menyerukan diakhirinya perang, ” Tegas Ketua IWPG.

Selain itu kata dia, IWPG juga menjalankan kampanye penggalangan dana untuk membantu pengungsi Ukraina.

” tanggal 6 kami akan bahas Monumen Kegiatan Perdamaian IWPG pertama yang dibangun di Davao de Oro, Filipina di Ayuste Highland Mountain Resort, ” tandas Ketua IWPG

Dikatakan, monumen ini dibangun untuk
memberikan kesempatan untuk mewarisi semangat perdamaian di Mindanao yang dicapai oleh HWPL, sebuah organisasi perdamaian global, di mana perang berakhir, dan perdamaian dicapai dengan mediasi perdamaian masyarakat sipil”l 24 Januari 2014.

Duta Humas IWPG, Sholai Lim, yang memimpin pembangunan monumen tersebut, berharap ada kontribusi dalam menyampaikan nilai perdamaian kepada perempuan Filipina di masa depan.

Ketua Yoon mengaku baru-baru ini, IWPG mengirim surat kepada perwakilan perempuan dari masing-masing negara untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dan meminta mereka untuk berpartisipasi dalam Mendesak Penghentian Perang Rusia.

“Sangat berarti bahwa
pernyataan-pernyataan perempuan yang mengutuk perang telah disampaikan kepada orang-orang dari seluruh dunia,” katanya .

Ketua IWPG menekankan persatuan perempuan untuk 3,9 miliar
perempuan di seluruh dunia.

Kata dia dalam upacara Sumpah Perdamaian secara online, juga diadakan
upacara untuk penunjukan anggota penasihat IWPG dan duta publisitas.

” Perwakilan Khin Ni Ni Thein dari Akademi Air Myanmar di Myanmar ditunjuk sebagai
anggota komite penasihat. Pendiri Nicoline Nwenushi Wazeh Tumasang dari Pathways forWomen’s Empowerment and Development di Kamerun, Kepala Sekolah Vinutthaput Phophet dari Sekolah Menengah Pakkred Thailand ditunjuk sebagai duta publisitas, ” Terangnya.

Sedangkan penghargaan Perdamaian diberikan kepada Wakil Ketua Sholai Lim dari Federasi Dewan
Perempuan Lokal Filipina (PFLCW) di Mindanao, Anggota Dewan Crystal Po Gyaw dari National Young Women’s Christian Association di Myanmar, Komisaris Evelyn Letooane dari Polisi Lesotho di Lesotho, Perwakilan Kum Sun Kim dari AIFD KOREA di Republik Korea, Wakil Direktur Jeong Ja Lee dari Museum Sastra Haneol dan Manajer Cabang Incheon
Yanghun Kim dari SkyeDaily.

Ketua IWPG berharap pengesahan DPCW akan dipercepat dan 3,9 miliar perempuan di seluruh dunia akan bersatu dan bekerja sama untuk perdamaian untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

( Redaksi Media Tual News)

tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca

%d blogger menyukai ini: