Diakui Dunia, BRI Raih Dua Penghargaan Internasional The Asset Triple A

Tual News – Komitmen kuat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dalam penerapan praktik keuangan berkelanjutan di industri perbankan dalam negeri semakin diakui dunia.

Berdasarkan Rilis Pers yang diterima tualnews.com, senin ( 27 / 2/2023) menyebutkan terbaru, BRI meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang The Asset Triple A Country Awards 2022 For Sustainable Finance yang diselenggarakan di Hong Kong (23/02/2023).

Aset sebagai pemberi penghargaan adalah lembaga riset dan penerbit berita bisnis serta industri keuangan Asia yang berdiri sejak 1999 yang berbasis di Hongkong.

Sedangkan penghargaan The Asset Triple A Awards merupakan pengakuan utama bagi mereka yang unggul di industrinya masing-masing.

Adapun BRI menerima dua penghargaan sekaligus sebagai ‘The Best Issuer for Sustainable Finance’ dan ‘Best Sustainability Linked Loan’.

Penghargaan diterima langsung Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto dan SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi.

Dalam menerima penghargaan tersebut, BRI juga mengajak perwakilan Insan BRILiaN (pekerja BRI) secara langsung ke Hong Kong untuk menyaksikan dan menerima penghargaan.

Insan BRILiaN yang ikut serta merupakan pekerja berprestasi, perwakilan tersebut diantaranya meliputi Kepala Unit (Kaunit), Mantri, Relationship Manager (RM) Kecil, RM Menengah, dan RM Konsumer.

Terkait keinginan tersebut Solichin menjelaskan kalau keuangan berkelanjutan merupakan upaya komprehensif dari industri jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Di mana pertumbuhan tersebut dibentuk oleh keselarasan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Oleh karena itu, Solichin menekankan first mover on sustainable finance di Indonesia dan sebagai bank dengan portofolio ESG terbesar di Indonesia.

BRI meyakini praktik keuangan berkelanjutan adalah kewajiban dan harus menjadi strategi utama perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang.

“Keuangan berkelanjutan sangat penting bagi BRI, karena kami adalah salah satu bank yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Apa lagi core business kami adalah pemberdayaan UMKM, ” Ungkapnya.

Oleh karena itu kata Solichin, BRI merasa bangga dengan apresiasi dari The Asset, karena kinerja BRI dikenal institusi global.

” Capaian ini akan memperkuat tekad dan komitmen BRI untuk konsisten dalam penguatan praktik keuangan berkelanjutan ke depan,” jelasnya.

Solichin menyampaikan terima kasih kepada The Asset atas apresiasi yang diberikan kepada BRI.

Ia juga mendedikasikan penghargaan tersebut untuk seluruh Insan BRILiaN (karyawan BRI) yang telah dan selalu memberikan kontribusi terbaik, khususnya dalam mengedukasi dan memberdayakan UMKM.

Solichin menegaskan BRI memiliki portofolio yang kuat dalam pembiayaan berkelanjutan.

Hal tersebut kata dia, tercermin dari portofolio pembiayaan ESG BRI pada akhir Desember 2022 sebesar Rp.695 triliun, atau setara 67,5% dari total kredit yang disalurkan oleh BRI.

” Angka ini tercatat tumbuh double digit 13,1% secara year on year, ” Ujarnya.

Dijelaskan, apabila dirinci, portofolio pembiayaan ESG BRI mayoritas disalurkan kepada sektor UMKM senilai Rp.616,1 triliun, kemudian disusul pembiayaan kepada sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berwawasan lingkungan senilai Rp.51,8 triliun serta pembiayaan kepada sektor energi baru terbarukan senilai Rp.7,1 triliun.

Menurut Solichin, pencapaian BRI mendapatkan penghargaan dari The Asset ini juga tak terlepas dari keberhasilan BRI pada 30 Agustus 2022 lalu yang mendapatkan pinjaman sindikasi berupa Sustainability-Linked Loan (SLL) dari bank-bank domestik dan internasional dengan total USD 1 miliar, dikoordinir oleh UOB dengan 9 bank lainnya dan difasilitasi agen PT Bank HSBC Indonesia.

” Hal ini menjadikan BRI sebagai insitusi keuangan pertama di Asia Tenggara yang berhasil mendapatkan SLL, ” Terangnya.

Sementara itu, SEVP Treasury & Global Services BRI, Achmad Royadi menjelaskan kalau Sustainability-Linked Loan menjadi salah satu wujud dari keuntungan finansial yang didapatkan BRI melalui penerapan ESG.

” SLL merupakan sebuah skema pinjaman yang memberikan kemudahan dan keringanan bagi peminjam yang mempertimbangan upaya berkelanjutan dalam praktik bisnisnya, ” Tandas Royadi.

Dalam skema pinjaman ini, kata dia perusahaan diberikan insentif atas kinerjanya dalam mencapai serangkaian target kinerja keberlanjutan (Sustainability Performance Target/SPTs) berupa penetapan suku bunga preferensial.

” Sebaliknya, penalti margin akan diberikan jika perusahaan tidak dapat mencapai SPT yang telah ditetapkan, ” Tegasnya.

Dikatakan, BRI tidak hanya menjadikan SLL sebagai instrumen untuk mengurangi risiko atas keadaan finansial yang fluktuatif, melainkan juga untuk meningkatkan komitmen sekaligus reputasi sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi praktik bisnis berkelanjutan.

“Melalui SLL, BRI dapat mengukur kinerja penerapan ESG secara keseluruhan yang kemudian mendorong perusahaan untuk terus melakukan pengembangan dan peningkatan aspek-aspek ESG tersebut di dalam kegiatan operasional, ” Ujarnya.

Disamping itu, kata Royadi, SLL juga menjadi wadah BRI dalam mempromosikan langkah-langkah dan kemajuan kinerja akan penerapan ESG kepada publik, terutama para pemangku kepentingan, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan nilai jual (brand value) perusahaan.

Adapun penghargaan program The Asset Triple A Awards telah berkembang dari tahun ke tahun, yang dibangun di atas metodologi yang ketat dalam memilih institusi terbaik di bidangnya.

Penghargaan tersebut diputuskan oleh dewan editor The Asset yang berpengalaman dan secara kolektif telah mengevaluasi penghargaan industri selama beberapa dekade.