Yonif Raider 300 Gandeng Lapas Cianjur Bekali Santri Tentang Ketahanan Nasional

Cianjur, Tual News – Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara di kalangan penghuni lapas, Yonif Raider 300/Bjw mengadakan kegiatan sosialisasi tentang ketahanan Nasional bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cianjur.

Hal tersebut di sampaikan Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III/Slw, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam release tertulisnya di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Kamis (06/04/2023)

Danyonif, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti o para penguni lapas atau biasa disebut ‘Santri’ yang sedang menjalani hukuman di Lapas Cianjur.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Yonif Raider 300/Bjw memberikan wawasan tentang pentingnya semangat mempertahankan Ketahanan Nasiona dan memberikan pemahaman tentang berbagai hal terkait masalah Ideologi, Politik, Sosial Budaya dan Hankam.

Termasuk pengenalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara, dan pentingnya menghargai keberagaman budaya dan agama di Indonesia sebagai salah satu contoh Ketahanan Nasional.

Para Santri’ sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berpartisipasi aktif dalam diskusi dan tanya jawab dengan para anggota Yonif Raider 300/Bjw.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi para narapidana dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya Ketahanan Nasional dimasa yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut, Danyonif Raider 300/Bjw mengatakan kegiatan sosialisasi tentang Ketahanan Nasional ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sebagai anggota TNI dalam membentuk rasa cinta tanah air dan semangat bela negara di kalangan masyarakat, termasuk di dalamnya para Narapidana.

” Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para ‘Santri’ dan mengubah pandangan mereka tentang pentingnya Ketahanan Nasional dilingkup yang paling kecil yaitu Ketahanan Pribadi serta mau mempedomani Ideologi Pancasila guna menperkokoh jati diri sebagai masyarakat Indonesia dari segala ancaman dari luar ataupun dalam, ” Harapnya.