Mahasiswa UGM Hadirkan Aplikasi “ I-Desa ” Untuk Percepat Transformasi Digital di Kei Kecil Timur

Img 20250814 wa00211 scaled

Kei Kecil Timur, Tualnews.com – Inovasi teknologi kembali hadir dari tangan mahasiswa.

Tim KKN-PPM UGM “Jelajah Kei Kecil” menggagas pembuatan Aplikasi I-Desa, sebuah platform digital yang dirancang khusus untuk membantu tata kelola pemerintahan desa di Kecamatan Kei Kecil Timur, Maluku Tenggara.

Aplikasi ini diperuntukkan bagi tiga ohoi (desa) yakni Isso, Wain Baru, dan Disuk, dengan tujuan mempermudah perangkat desa dalam pendataan serta analisis berbasis data.

Img 20250814 wa0022

I-Desa dilengkapi fitur dashboard analisis desa, dashboard keluarga, kartu keluarga digital, analisis dimensi, dan SDG Alignment, sehingga mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat.

“Dengan pendekatan teknologi tepat guna, I-Desa dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data, memperkuat kapasitas digital perangkat desa, serta mendukung keterbukaan informasi,” ujar Mahsa Quereda Bahjah, penggagas program bersama Muhammad Fachrizal Giffari, dalam keterangan tertulisnya kepada Tualnews.com.

Img 20250814 wa0023

Selain memudahkan pendataan kartu keluarga, aplikasi ini memiliki sistem skoring SDGs yang mengukur capaian desa di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, dan akses air bersih.

Data dari sektor-sektor tersebut dianalisis secara menyeluruh lalu disajikan dalam bentuk visualisasi yang mudah dipahami.

Fachrizal menegaskan, keberadaan aplikasi ini dapat mempercepat koordinasi antara desa dan kecamatan.

“Pengelolaan data akan lebih cepat, akurasi informasi meningkat, dan perencanaan pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” katanya.

Usai pembuatan, tim mahasiswa menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi kepada perangkat desa.

Respon masyarakat pun positif, menandakan tingginya antusiasme terhadap transformasi digital.

Program I-Desa menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa UGM melalui inovasi teknologi berbasis partisipasi masyarakat.

Harapannya, aplikasi ini dapat menjadi alat strategis dalam pengambilan kebijakan berbasis data dan memperkuat kemandirian desa, sejalan dengan target SDGs Desa.