Maluku Tenggara, Tualnews.com – Kibaran Merah Putih tak hanya berkibar di pusat kota. Di pelosok Kei Besar, semangat kemerdekaan pun berkobar menyala.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara bersama jajaran pengurus turun langsung ke Ohoi-ohoi, membagikan bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan harga diri bangsa.
Bagi KNPI Malra, aksi ini bukan sekadar seremonial, tetapi panggilan hati.
“Sejarah kepeloporan pemuda 1928 adalah nyala obor perjuangan. Ia harus kita jaga, kita rawat, dan kita teruskan. Tak peduli di mana kita berada di pusat kota, di garis perbatasan, atau di pulau terluar—selama kita berkarya, kita adalah bagian dari sumpah yang memberi warna bagi kemajuan bangsa,” tegas Ketua DPD KNPI Malra, Rizal Ohoitenan dalam keterangan tertulisnya kepada media ini minggu ( 10 / 8 / 2025 ).
Ia menegaskan, pengabdian tidak diukur dari besar atau kecilnya tindakan, tetapi dari ketulusan hati.
“Sekecil apa pun yang kita lakukan, jika untuk bangsa, maka itu adalah bagian dari perjuangan. Dan perjuangan itu, tak akan pernah padam,” ujarnya.
Bendera-bendera yang dibagikan KNPI Malra berkibar di tangan warga, menjadi tanda bahwa semangat kemerdekaan tak pernah pudar, meski jarak memisahkan dari hiruk-pikuk ibu kota.
“Dari sudut-sudut negeri, dari pesisir hingga puncak gunung, Merah Putih akan terus berkibar. Karena kita adalah anak bangsa yang percaya, masa depan hanya bisa digapai dengan persatuan, kerja keras, dan pengabdian tanpa batas. Merdeka!” seru Ketua KNPI, menutup aksi penuh makna itu.