Mahasiswa Angkat Topi Untuk Bupati Aru: Ekonomi Tumbuh, Rakyat Mulai Rasakan Perubahan

Img 20251108 wa0003

Dobo, Tualnews.com — Di tengah dinamika pemerintahan daerah dan tekanan ekonomi nasional, kepemimpinan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mendapat sorotan positif dari kalangan mahasiswa.

Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Maluku memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Abud Bin Musa’ad, Ketua Bidang Hubungan Antar Kerja Sama BEM Nusantara Maluku, menyebut langkah-langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru di bawah kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel dan Wakil Bupati-nya patut diapresiasi.

“Kami mengapresiasi Bupati Aru atas kerja keras serta kolaborasi antar semua pihak pembangunan yang semakin terukur. Pengelolaan keuangan daerah kini lebih tertib dan transparan, infrastruktur jalan dan pasar diperbaiki, ekonomi lokal tumbuh positif, dan ASN menerima gaji tepat waktu. Semua ini menandakan adanya tata kelola pemerintahan yang disiplin dan berpihak pada rakyat,” ujar Musa’ad, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu ( 8 / 11 ).

Transparansi dan Disiplin Fiskal Meningkat

Menurut Musa’ad, dalam satu tahun terakhir Pemkab Aru menunjukkan kemajuan besar dalam hal transparansi dan disiplin pengelolaan keuangan daerah.

Sistem akuntabilitas dan kontrol internal diperkuat, sehingga keuangan daerah menjadi lebih stabil dan prediktif.

“Kepastian penerimaan gaji tepat waktu adalah indikator nyata kestabilan keuangan daerah. Ini bukti bahwa APBD dikelola dengan baik, dan itu pantas diapresiasi. Banyak daerah lain di Maluku masih tertinggal dalam aspek ini,” tegasnya.

Selain itu, kata dia  perencanaan anggaran yang lebih ketat serta pengawasan melekat antar satuan kerja (SKPD) disebut sebagai langkah efektif dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar proyek administratif.

Revitalisasi Pasar Dorong Ekonomi Rakyat

BEM Nusantara Maluku juga menyoroti revitalisasi Pasar Dobo serta pasar-pasar tradisional di kecamatan sebagai program yang membawa dampak sosial dan ekonomi nyata.

“Revitalisasi pasar bukan hanya mempercantik bangunan, tapi menghidupkan ekonomi rakyat. Kami melihat perputaran uang meningkat, dan pedagang kecil mulai merasakan dampaknya,” kata Musa’ad.

Diakui, Pasar yang dulu kumuh,  kini lebih tertata dan bersih, mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap ekonomi kerakyatan.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Kepulauan Aru dinilai menunjukkan tren positif. Aktivitas perikanan, perdagangan, dan jasa meningkat, seiring perbaikan infrastruktur dan kelancaran logistik antarwilayah.

“Kita harus jujur mengakui, geliat ekonomi di Aru kini mulai bangkit. Aktivitas nelayan meningkat, distribusi logistik lancar, dan program pemberdayaan UMKM mulai menunjukkan hasil. Ini bukti pembangunan yang berpihak pada masyarakat,” papar Musa’ad.

Pemerintah daerah juga dinilai berhasil memperkuat perdagangan antar pulau, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta meningkatkan daya beli masyarakat di wilayah kepulauan terpencil.

Pelayanan Publik dan Kinerja ASN Semakin Profesional

Menurut BEM Nusantara Maluku, pelayanan publik di Aru kini lebih baik dan efisien.

Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja lebih disiplin dan profesional, didukung dengan sistem kerja berbasis digital dan pembayaran hak yang tepat waktu.

Mahasiswa pun mendorong agar Pemkab Aru terus memberi perhatian pada pendidikan dan pemberdayaan pemuda, karena keduanya menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah kepulauan dalam jangka panjang.

Pemimpin yang Membangun Kepercayaan Baru

BEM Nusantara Maluku menilai Bupati Timotius Kaidel berhasil membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Gaya kepemimpinannya yang terbuka dan komunikatif dianggap mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami melihat gaya kepemimpinan yang mau mendengar kritik. Itu yang dibutuhkan oleh pemimpin daerah hari ini. Dari situ kepercayaan publik tumbuh, dan pemerintahan menjadi sehat,” ujar Musa’ad.

Dalam penutup pernyataannya, BEM Nusantara Maluku menegaskan bahwa apresiasi ini bukan bentuk sanjungan politik, melainkan pengakuan atas hasil kerja nyata di lapangan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru tetap konsisten menjaga integritas, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Jangan cepat puas, karena kepercayaan publik harus dijaga dengan kinerja yang berkelanjutan,” tegas Musa’ad.