Jumat Bersih Kampung Nawaripi Jadi Model Perlawanan Terhadap Malaria

Kegiatan jumat bersih kampung nawaripi, jumat ( 23 / 1 )
Kegiatan Jumat Bersih Kampung Nawaripi, Jumat ( 23 / 1 )

Mimika, Tualnews.com  – Di tengah ancaman penyakit berbasis lingkungan yang masih menghantui wilayah pesisir Papua, Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menunjukkan  perubahan tidak selalu harus dimulai dari program besar pemerintah.

Melalui aksi nyata sederhana namun konsisten, Pemerintah Kampung Nawaripi bersama TNI dan masyarakat menggelar kegiatan Jumat Bersih sebagai strategi nyata membangun budaya hidup sehat sekaligus menekan risiko penyakit malaria.

Kegiatan ini melibatkan aparat TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Babinter, perangkat kampung, serta masyarakat asli suku Kamoro.

Pembersihan lingkungan dilakukan secara menyeluruh dari RT 1 hingga RT 4, mencakup area pemukiman, drainase, dan fasilitas umum.

Di banyak wilayah, kebersihan lingkungan sering kali dipandang sebagai urusan individu. Namun di kampung Nawaripi, persoalan ini diposisikan sebagai tanggung jawab kolektif.

Pendekatan ini bukan hanya soal estetika kampung, tetapi juga menyangkut keselamatan kesehatan masyarakat.

“Jumat Bersih bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, dalam keterangan tertulisnya via whatsaap kepada media ini Jumat ( 23 / 1 ).

Ia menegaskan  kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor utama dalam mencegah berkembangnya nyamuk penyebab malaria.

Pernyataan tersebut bukan tanpa dasar. Lingkungan yang kotor, genangan air, dan sistem drainase yang buruk merupakan habitat ideal bagi nyamuk.

Karena itu, menurut Norman, kegiatan Jumat Bersih dipandang sebagai bentuk edukasi publik yang paling efektif dan mengubah perilaku masyarakat melalui praktik langsung.

Diakui, partisipasi aktif aparat TNI dalam kegiatan ini memberi pesan kuat bahwa persoalan kesehatan lingkungan tidak bisa diserahkan hanya kepada pemerintah kampung atau masyarakat semata. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan kesehatan di tingkat akar rumput.

Kata Norman, lebih dari sekadar kerja bakti, Jumat Bersih di Kampung Nawaripi mencerminkan model pembangunan berbasis partisipasi warga.

” Ketika negara, aparat, dan masyarakat bergerak dalam satu irama, kampung tidak hanya menjadi bersih secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial, ” Pungkasnya.

Dalam kegiatan Jumat Bersih ini dikawal dan diawasi langsung Anggota Babinter kampung Nawaripi, Serka Kasmirus Anitu.