Jakarta, Tualnews.com – Presiden Prabowo Subianto menyambut positif peluang penguatan kerja sama keamanan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), saat menerima Menteri Keamanan Negara RRT, Chen Yixin, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/3/2026).
Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pihak RRT menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara mitra, termasuk Indonesia, dalam menjaga stabilitas keamanan regional maupun global.
“RRT berharap dapat meningkatkan kerja sama strategis dengan negara sahabat guna menjaga stabilitas kawasan,” ujar Teddy dalam keterangannya, seperti dikutip Tualnews.com, Minggu 29 Maret 2026 dari Seskab.
Presiden Prabowo, lanjut Teddy, menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya prinsip saling menguntungkan dalam setiap bentuk kerja sama bilateral, khususnya di bidang keamanan.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan kemitraan antara Kementerian Keamanan Negara RRT (MSS) dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Kolaborasi ini dinilai strategis dalam menghadapi tantangan keamanan lintas negara, termasuk ancaman non-tradisional.
Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo yang mendorong peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global melalui diplomasi keamanan dan kerja sama internasional.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal penguatan hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok, khususnya dalam sektor strategis yang berkaitan dengan keamanan dan intelijen.
Sumber: BPMI Setpres
Penulis ; Nerius