Presiden Dijadwalkan Hadiri Groundbreaking Blok Masela, Polda Maluku Siapkan Pengamanan VVIP 

Upacara Pembukaan Latihan Pra Operasi Pengamanan Groundbreaking PSN Blok Masela Tahun 2026 yang dipimpin langsung  Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/7/2026).
Upacara Pembukaan Latihan Pra Operasi Pengamanan Groundbreaking PSN Blok Masela Tahun 2026 yang dipimpin langsung  Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/7/2026).

AMBON, Tualnews.com – Polda Maluku mematangkan seluruh kesiapan pengamanan menjelang agenda Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026 dan direncanakan dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia.

Seluruh rangkaian pengamanan akan dilaksanakan menggunakan standar Very Very Important Person (VVIP) melalui operasi terpadu yang melibatkan Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan Pra Operasi Pengamanan Groundbreaking PSN Blok Masela Tahun 2026 yang dipimpin langsung  Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan dihadiri Wakapolda Maluku, Irwasda Polda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, Dansat Brimob Polda Maluku selaku Kepala Operasi, personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit), serta ratusan personel yang akan diterjunkan dalam operasi pengamanan.

Kapolda menegaskan, latihan pra operasi merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan teknis dan taktis personel, serta memastikan seluruh prosedur pengamanan VVIP berjalan sesuai standar sehingga agenda kenegaraan tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Menurutnya, Groundbreaking Blok Masela bukan sekadar seremoni pembangunan, melainkan momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya tarik investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

“Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia. Keberhasilan pembangunan proyek ini tidak hanya berdampak bagi Provinsi Maluku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian energi nasional serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia,” tegas Kapolda.

Kapolda menambahkan, rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia menjadikan agenda tersebut memiliki tingkat kerawanan yang harus diantisipasi secara maksimal.

“Karena direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, seluruh personel harus memahami bahwa pengamanan ini menggunakan standar VVIP. Dalam operasi seperti ini berlaku prinsip zero tolerance terhadap kesalahan. Tidak ada ruang untuk melakukan kekeliruan. Setiap tindakan harus benar sejak awal, sesuai prosedur tetap, dan dilakukan secara profesional,” ujarnya.

Ia menekankan seluruh potensi ancaman harus dipetakan sejak dini, mulai dari ancaman terorisme, sabotase, penggunaan senjata api dan bahan peledak, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga aksi unjuk rasa yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.

Untuk itu, kata Kapolda seluruh langkah preemtif, preventif, intelijen, dan penegakan hukum akan dioptimalkan guna memastikan tidak ada celah gangguan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Tidak boleh ada ego sektoral maupun miskomunikasi. Seluruh unsur harus bergerak sebagai satu komando sesuai pembagian tugas masing-masing. Keberhasilan pengamanan Groundbreaking Blok Masela bukan hanya keberhasilan aparat keamanan, tetapi juga menjadi cerminan kesiapan Indonesia dalam menjaga agenda strategis nasional serta memberikan kepastian kepada investor bahwa pembangunan dapat berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, seluruh personel diminta memiliki sense of situation dan sense of crisis agar mampu membaca dinamika di lapangan secara cepat serta mengambil keputusan yang tepat apabila terjadi perubahan situasi maupun skenario pengamanan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menegaskan latihan pra operasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keamanan salah satu proyek investasi energi terbesar di Indonesia.

“Groundbreaking Blok Masela merupakan momentum penting yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan investor internasional. Oleh karena itu, Polda Maluku mempersiapkan seluruh personel melalui latihan yang realistis, terukur, dan sesuai standar operasi VVIP agar pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Rositah menjelaskan pengamanan tidak hanya berfokus pada pengawalan fisik pejabat negara, tetapi juga mencakup deteksi dini, penguatan koordinasi lintas instansi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah pengamanan.

Ia mengajak masyarakat Maluku untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Dengan pelaksanaan Latihan Pra Operasi tersebut, Polda Maluku menegaskan kesiapannya mengawal seluruh rangkaian Groundbreaking PSN Blok Masela secara profesional, presisi, dan terpadu.

Keberhasilan pengamanan diharapkan tidak hanya menjamin kelancaran kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor, mempercepat pengembangan sektor energi nasional, serta menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengamankan setiap Proyek Strategis Nasional sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Maju.