Kategori
Maluku Tenggara

Kepsek SMP Karel : Sebelum Terjadi Kebakaran Ada Ledakan Kecil

Langgur Tual News. Musibah Kebakaran beruntun terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara, Propinsi Maluku, pasca kebakaran yang melanda Kantor SatPol PP Malra, minggu pagi (14/7), jam 08.00 WIT, secara mengejutkan kobaran api kembali melahap habis Gedung  Kelas SMP Karel Sadsuitubun Langgur, senin ( 15/7 ) jam 14.15 WIT.

Ruangan Belajar SMP Karel Sadsuitubun Langgur yang terbakar, senin (15/7 )

Pantauan tualnews.com, kebakaran tersebut membuat kaget warga yang ada disekitarnya, sehingga warga berdatangan disaat kebakaran terjadi tidak dapat berbuat apa – apa, karena belum ada mobil kebakaran dan mobil tangki air yang datang untuk memadamkan api yang merembet begitu cepat. Kurang lebih satu jam baru mobil tangki air milik warga masyarakat datang di TKP, kemudian disusul dua belas mobil Pemadam Kebakaran dari Dinas PUPR, TNI AL Tual, dibantu Anggota TNI – Polri, SatPol PP, ASN dan warga sekitar berhasil memadamkan kobaran api tersebut.

Kejadian kebakaran iini terjadi disaat Kepala Sekolah SMP Karel Sadsuitubun Langgur, Toni Kaihatu, S.Pd sedang bekerja diruang Kepsek. Kaihatu yang juga saksi kebakaran sekolah yang dipimpinya kepada tualnews.com  mengaku sebelum kejadian kebakaran itu terjadi, dirinya mendengar sebuah ledakan kecil di ruangan UKS yang berseblahan dengan ruang kerjanya.

Kadis Pendidikan Malra, Clemens Welafubun ketika mendatangi TKP

“ Sebelum kejadian saya dengar sebuah ledakan kecil disebelah ruangan saya, lalu saya keluar untuk lihat ledakan itu, tiba – tiba muncul diaatas Plafon ruangan UKS muncul api dan terbakar, saya sempat ambil air untuk padamkan api tersebut, namun karena plafon dari bahan tripleks dan  angin kencang membuat api cepat menjalar ke ruangan kelas yang lain “ Ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malra, Clemens Welafubun, S.Pd, saat berada di lokasi kebakaran SMP Karel Sadsuitubun Langgur kepada tualnews.com mengatakan penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti, olehnya itu persoalan kebakaran sekolah tersebut diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“ Kalau untuk proses belajar  – mengajar di Kelas tetap berjalan dengan sementara menggunakan SD Karel Sadsuitubun Langgur yang berseblahan dengan gedung SMP yang terbakar “ Tandas Kadis Pendidikan.

Ruangan kelas SMP Karel Sadsuitubun Langgur yang terbakar

Welafubun mengakui, kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran itu mencapai satu millyar. “ Kerugian yang timbul diatas satu Millayar, namun angka ini belum pasti nanti kita tunggu hasil hitungan dari Dinas PUPR Malra “ ujarnya.

Kadis Pendidikan Malra merinci, Gedung SMP Karel Sadsuitubun Langgur yang terbakar, terdiri dari 13 ruangan belajar pada delapan kelas, termasuk meja, kursi, satu ruangan Aula, satu ruangan Toilet, serta satu ruangan Kantor yang didalamnya ada ruangan Kepsek, Guru dan UKS.

Pantauan media ini, setelah api berhasil dipadamkan, Kepsek SMP Karel Sadsuitubun Langgur, Toni Kaihatu langsung menuju Mapolsek Kei Kecil untuk membuat laporan polisi terkait kebakaran yang terjadi dan tak lama kemudian petugas Polsek Kei Kecil datang memasang garis police line.

( team tualnews.com )

Oleh tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya