Satgas Tual Diminta Bina Anak SD Terpapar Lem Aibon

diskusi cegah narkoba di Kota Tual yang digelar BNN Tual, melibatkan Stakholder Kamis ( 08/04/2021 )
diskusi cegah narkoba di Kota Tual yang digelar BNN Tual, melibatkan Stakholder Kamis ( 08/04/2021 )

Tual News – Satgas pemberantasan dan pencegahan Narkoba Kota Tual yang sudah dibentuk, diharapkan bekerja ekstra dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda, khususnya anak – anak SD dan SMP  di bumi Maren yang terpapar Lem Aibon.

Permintaan ini mengemuka dalam diskusi cegah narkoba di Kota Tual yang digelar BNN Tual, melibatkan Stakholder  Kamis ( 08/04/2021 ).

“ Perlu saya laporkan kalau di kompleks tempat tinggal kami, banyak anak – anak SD sampai SMP menghirup lem aibon. Saya pernah laporkan dan polisi turun tangkap mereka, tapi masih dibawah umur, sehingga menurut polisi tidak bisa diproses hukum dan dilepas “ Ungkap Kasubag Kesejatraan masyarakat di Bagian Kesra Pemkot Tual, Nurfiah Ngabalin, S.Sos.

BNN Tual : 7 Anak SD di Kota Tual Terpapar Narkoba Lem Aibon

Hal senada juga diungkapkan, Kepala Seksi Kesejatraan Sosial, Kantor Dinas Sosial Kota Tual, Saban Rengifuryaan, S.Kep.Ns.

“ jadi bukan saja zat aditif lain seperti lem aibon, namun saya pernah temukan ada anak yang hirup bahan bakar bensin, di kompleks kami  “ Ujarnya dalam diskusi cegah narkoba di Kota Tual.

Rengifuryaan, berharap satgas anti narkoba yang sudah dibentuk harus bekerja maksimal, jangan hanya sekedar berlabel nama, sebab bukan hanya soal narkoba, tetapi zat aditif lain harus diberantas dari generasi muda Kota Tual.

Kepala Bidang Perhubungan, Dinas Perhubungan Kota Tual, Sahrun Wokanubun, minta satgas efektif bekerja, termasuk BNN Kota Tual,  harus bekerja keras bukan hanya menangkap bandar narkoba, tapi juga para pemakai barang haram itu.

BNN Gelar Diskusi Cegah Narkoba di Kota Tual

“ Di kompleks saya, sudah banyak anak – anak dibawah umur terpapar lem aibon. Saya sudah laporkan hal ini di BNN dan Granat Kota Tual untuk segera disikapi “ Pintah Wokanubun.

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Kota Tual, Rudy Bugis, menyambut baik pembentukan satgas pencegahan narkoba di Kota Tual, namun harus ada gebrakan dalam program strategis untuk pemberantasan dan pencegahan narkoba.

“ Saya ambil contoh, di Kota Tual banyak oknum Kontraktor sebagai pemakai narkoba, kalau bisa dalam proses tender proyek, dibuat aturan tambahan bagi setiap pengusaha yang ikut lelang proyek harus melampirkan syarat surat keterangan bebas narkoba, sehingga ada efek jerah “ Usul Bugis.

Kasus PA & Narkotika Peringkat Atas di Maluku

Dirinya minta Satgas sosialisai pencegahan narkoba langsung ke Desa – Desa dan kompleks di Kota Tual dan membuat spanduk atau poster pada tempat srategis yang berisi pesan moral tentang bahaya narkoba.

“ harus ada edukasi dan sentuhan moral tentang ancaman narkoba bagi masa depan keluarga “ Ujarnya. ( TN )