Sosialisasi 4 Pilar, Barens Sebut Pancasila Sakral dan Tulus

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI – Perjuangan, Perwakilan Maluku, Mercy Chriesty Barends, dalam sosialisasi Empat Pilar kehidupan Kebangsaan, di Dapil Maluku, Senin ( 19/04/2020 )
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI – Perjuangan, Perwakilan Maluku, Mercy Chriesty Barends, dalam sosialisasi Empat Pilar kehidupan Kebangsaan, di Dapil Maluku, Senin ( 19/04/2020 )

Tual News – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI – Perjuangan, Perwakilan Maluku,  Mercy Chriesty Barends, dalam sosialisasi Empat Pilar kehidupan Kebangsaan, di Dapil Maluku,  Senin ( 19/04/2020 ) menegaskan pancasila sangat sakral dan tulus.

Penegasan ini disampaikan srikandi asal Kabupaten Kepulauan Aru itu dalam sosialisasi via media zoom digital ( Vicon )  bersama Ibu – Ibu Majelis Ta,lim, OKP, Ormas dan pengurus PDI – Perjuangan Kota Tual di Kantor DPC PDI – Perjuangan Kota Tual.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan itu dipandu langsung moderator Ketua Bappilu PDI – Perjuangan, Hendrik Watubun, menghadirkan dua Narasumber masing – masing, Ketua DPC PDI – Perjuangan Kota Tual, Hamza Ohoier dan Wakil Ketua DPRD Kota Tual, Fitri Rahmi Notanubun.

Barends mengaku, Pancasila disebut sakral dan tulus, sebab di Kepulauan Kei yang dikenal dengan Hukum Adat Larvul Ngabal, dan Falsafah Ain Ni Ain ( Katong semua satu bersaudara – red ), menjadi contoh penerapan dasar – dasar Pancasila di NKRI.

“ Sebab Hukum Adat Kei yang diwariskan Leluhur, telah mengatur budaya saling menghargai, dan menghormati keberagaman perbedaan suku, agama dan ras sebagai satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan “ Tandas Anggota DPR RI dari Fraksi PDI – Perjuangan.

Untuk itu Barends mengajak semua stakholder untuk tetap menjaga dan melestarikan  pranata adat dan budaya Kei, sebagai satu kesatuan dan menjadi berkat bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“ Tiga tungku di Bumi Larvul Ngabal yakni Adat, Pemerintah  dan  Agama atau dikenal dengan sebutan Bahasa Kei ( Adat, Kubni dan Agam ) kalau didudukan secara bersama, saya yakin daerah kita akan maju dan berkembang lebih baik  “ jelas Barends.

Ditegaskan, pilar utama dalam empat pilar kebangsaan adalah pancasila sebagai dasar negara.

“ Jadi istilah empat pilar kebangsaan, pilihanya hanya satu yaitu ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) “ Ujarnya. ( TN )