Bareskrim Polri Rekomendasi Sita Senjata, Baru Tetapkan Tersangka Penembakan di Tual

Orang tua korban penembakan, yang juga sebagai pelapor, zalahudin kabalmay mengikuti gelar perkara khusus via zoom meeting langsung di aula polres tual, jumat 18 november 2022
Orang tua korban penembakan, yang juga sebagai pelapor, Zalahudin Kabalmay mengikuti gelar perkara khusus via zoom meeting langsung di Aula Polres Tual, jumat 18 November 2022

Tual News – Hasil gelar internal khusus antara Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri bersama penyidik Polda Maluku dan Polres Tual, rabu ( 07/12/2022) yang berlangsung selama lima jam sejak pukul 11.00 WIT hingga 15.30 WIT, memutuskan agar penyidik segera melakukan penyitaan terhadap senjata api pistol yang digunakan oknum PNS BNNK Tual dalam melakukan penembakan terhadap korban Mela Zein Djunaidi Kabalmay alias Ongen Kabalmay tanggal 28 Maret 2022 di jalan pahlawan revolusi, kecamatan kei kecil Kabupaten Maluku Tenggara.

Demikian penjelasan KBO Satreskrim Polres Tual, Noke Frans dalam keterangan kepada keluarga korban Salahudin Kabalmay alias Udin Kabalmay diruangan Satreskrim Polres Tual, pukul 16.20 WIT.

” Kabareskrim sangat memberikan atensi penuh atas perkara ini. Jadi hasil keputusan gelar tadi, Bareskrim Mabes Polri merekomendasikan agar penyidik segera sita senjata pistol dan lakukan pendalaman sebelum penetapan tersangka kasus ini, ” Ungkap penyidik Noke Frans.

KBO Satreskrim Polres Tual itu mengaku Kabareskrim Mabes Polri juga meminta keluarga besar Kabalmay untuk bersabar, sebab perkara ini mendapat atensi khusus Mabes Polri.

” Selain rekomendasi sita senjata api pistol, Bareskrim Polri juga meminta penyidik melengkapi kekurangan berkas dan pendalaman atas perkara ini, sebelum penetapan tersangka, ” Jelas Noke Frans.

Untuk diketahui dua senjata api pistol jenis PZ -07 yang digunakan saat kejadian penembakan terhadap korban Ongen Kabalmay saat ini dalam pengamanan BNNP Maluku.

Penyidik Polres Tual dan Polda Maluku sudah mengantongi icin penetapan penyitaan barang bukti dua senjata api pistol jenis PZ – 07, namun dua BB tersebut belum diberikan Kepala BNNP Maluku, dengan alasan barang milik negara yang digunakan dalam perkara narkotika, sesuai amanat UU.

Gelar internal khusus perkara ini adalah gelar yang keenam kali di Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri bersama penyidik Polda Maluku dan Polres Tual.

Dalam gelar perkara di Polres Tual, diikuti secara zoom meeting oleh Kapolres Tual, AKBP Prayudha Widiatmoko, S.I.K, Kasat Reskrim Polres Tual, dan penyidik.

Gelar perkara ini berlangsung sejak pukul 11.00 WIT hingga pukul 15.30 WIT.

( MTN)