Malra, Tual News – Kepala Marga Rahan Resok Ohoi Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Zakarias Aci Letsoin bakal melaporkan para Raja Kepulauan Kei di Pengadilan, akibat sudah lima tahun belum memberikan keputusan resmi sidang adat dalam perkara sengketa Kepala Ohoi Debut antara Marga Letsoin versus Marga Yamlean.

Kepada tualnews.com, di Langgur, Rabu ( 10/5/2023), Letsoin menduga ada kepentingan para Raja Kei dalam perkara yang disidangkan tanggal 18 Desember 2019, sehingga belum ada keputusan sah dan resmi untuk diketahui masyarakat.
” Bayangkan sudah lima tahun, sudah digelar tiga kali sidang adat Kei di rumah kediaman Ketua Dewan Adat Kei yang juga Raja Feer ( Rat Bomav ), ABD. H. Rahayaan, namun hingga saat ini belum ada keputusan tertulis, ” Kesalnya.
Menurut Aci Letsoin, secara lisan pihaknya sudah mengetahui hasil keputusan para Raja Kei tersebut, ketika bersama BSO Debut bertemu Bupati Malra, M.Thaher Hanubun, di kediamanya.
” Secara lisan kami BSO Debut sudah mengetahui, ketika Bapak Bupati Malra menghubungi Ketua Dewan Adat Kei mempertanyakan hal ini, ” Kata Letsoin.
Diakui, akibat belum ada keputusan tertulis Dewan Adat Kei atas sengketa Kepala Ohoi Debut, hingga saat ini belum ada Kepala Ohoi Debut definitif.
” Saya tunggu sampai belum ada keputusan para Raja Kei, maka saya laporkan para Rat Ur Siw dan Loor Lim di Pengadilan, ” Tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua Dewan Adat Kei belum dapat dikonfirmasi, karena informasi yang diperoleh sedang menjalani perawatan medis.
Untuk diketahui, perkara sengketa Kepala Ohoi Debut antara Marga Letsoin versus Marga Jamlean di Ohoi Debut, disidangkan Dewan Adat Kei sudah tiga kali, sejak 18 Desember 2019.
Pada sidang adat Kei yang dipimpin Rat Bomav, ABD. Hamid Rahayaan bersama para Rat Ur Siuw dan Rat Lor Lim, di kediamanya, para pihak yang berperkara yakni Marga Letsoin ( Pelapor ) dan Marga Yamlean ( Terlapor ) telah mengajukan para saksi untuk didengar keterangan.
Selain itu para pihak yang berperkara juga sudah memasukan bukti dan dokumen tertulis, serta terakhir permintaan keterangan saksi Raja Rumadian, Norbertus Watratan dalam persidangan sengketa Kepala Ohoi Debut tersebut.
Sebelumnya, Ketua Dewan Adat Kei, ABD. Hamid Rahayaan, ketika dikonfirmasi media ini tahun 2020, mengaku keputusan sengketa Kepala Ohoi Debut akan diputuskan bulan Pebruari 2020.
Namun dalam perjalanan, Raja Feer ( Rat Bomav ) itu sakit hingga mendapat perawatan medis, akhirnya sampai saat ini belum ada keputusan resmi para Raja Kei tentang siapa pemilik sah, kursi empuk Kepala Ohoi Debut antara Marga Letsoin atau Marga Yamlean.