Ada Apa Operasi ‘JARGATARA’ Orang Asing di Tual dan Malra ?

Tual News- Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual sukses melaksanakan Operasi “JAGRATARA” yang merupakan bagian dari Pengawasan Orang Asing secara serentak yang diselenggarakan di seluruh Indonesia.

Dalam Rilis Pers yang diterima tualnews.com, Jumat ( 4 /5/2024 ),  Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian , Aziz Rahajaan, mengaku operasi itu dilakukan dibawah kendali Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi.

” Kegiatan dimulai dengan rapat koordinasi virtual dan pemaparan materi terkait Operasi “JAGRATARA”. Petugas kemudian menuju ke tempat target operasi, PT. Globalindo Mutiara dan Wisata Pantai Ngurbloat (Pasir Panjang), ” Ungkapnya.

Rahayan merinci hasil Operasi JAGRATARA di PT.Globalindo Mutiara menunjukkan keberadaan 1 (satu) WNA asal China pemegang izin tinggal terbatas tanpa adanya pelanggaran keimigrasian.

” Di Wisata Pantai Ngurbloat, tidak ditemukan keberadaan orang asing, ” Ujarnya.

Diakui pada hari kedua, operasi dilanjutkan di beberapa tempat, termasuk PT.Dafin Mutiara.

” Kami temukan keberadaan 6 WNA asal China dengan berbagai jenis izin tinggal. Di Hotel Grand Vilia ditemukan 4 (empat) WNA asal Belanda pemegang Izin Tinggal Kunjungan Wisata tanpa adanya pelanggaran keimigrasian, ” Jelas Rahajaan.

Kata Aziz, pelaksanaan Operasi “JAGRATARA” berjalan baik dan lancar, tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.

” Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran operasi ini, ” pungkasnya

Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, Edwin Yulius Siahainenia pada kesempatan itu melakukan pengecekan dokumen imigrasi termasuk paspor dan izin tinggal, serta verifikasi tujuan orang Asing yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual .

” Hal ini kami lakukan agar sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memantau pelabuhan, hotel, cottage, tempat wisata, dan perusahaan di sekitarnya untuk cegah potensi pelanggaran imigrasi,” ungkap Edwin.

Dia mengakui, iperasi JAGRATARA ini dilakukan sesuai arahan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian dengan pendekatan tegas namun humanis.

” Harapannya, operasi ini dapat mengurangi potensi pelanggaran imigrasi di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, ” Harap Edwin.