Tahun Ini, Sekolah Rakyat Dibuka, Bupati Biak Numfor Siapkan Satu Kelas Berpola Asrama

Biak Numfor, Tual News.- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus menindaklanjuti kesiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan langsung menerima rombongan belajar (rombel) tahun ajaran baru 2025.

” Minimal satu kelas untuk tingkat SMA,  sambil mempersiapkan sarana prasana untuk semua jenjang pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA, ” ujar Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,M.M setelah memimpin apel gabungan dan halal bihalal di lingkungan Pemkab Biak Numfor, Rabu kemarin, ( 9 / 4 / 2025 ).

Bupati menegaskan akan mengupayakan tahun ajaran baru 2025, minimal satu kelas untuk SMA kelas 1, selanjutnya tahun berikutnya akan diterima di tingkat SD dan SMP.

Menurut Markus, dalam waktu dekat tindak lanjut pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor akan segera terealisasi.

Bahkan kata Bupati, tim dari Kementerian PUPR telah melakukan peninjauan lokasi yang telah dipersiapkan di atas lahan seluas 10 Ha, berlokasi  di Adibay (bersebelahan dengan Kantor BKPSDM) Kabupaten Biak Numfor, Distrik Biak Timur.

“Kami telah dipanggil ke Jakarta oleh Bapak Menteri Sosial, pada dasarnya komunikasi jalan terus. Intinya siap sekolah rakyat siap dibangun dan semuanya akan dibiayai  APBN, ” Terangnya.

Bupati Markus mengingatkan siswa / i yang akan masuk di sekolah rakyat adalah mereka yang benar-benar dari sisi ekonomi orang tua memang tidak mampu, dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

”  Saya pastikan hanya masyarakat yang tidak mampu yang sekolah disitu,” ujarnya.

Lebih jauh Bupati, mengakui untuk kualitas tenaga pendidik akan dilakukan rekrutmen guru secara selektif guna menjamin mutu pendidikan.

” Hal ini dinilai sangat penting karena misi dari pendidikan Sekolah Rakyat adalah bukan hanya untuk mendidik, tapi bagaimana membentuk karakter dan menyiapkan anak-anak didik memiliki kompetensi nantinya, ” Jelasnya.

Bupati Biak Numfor mengajak semua pihak dan masyarakat, bersama-sama mendukung dan menyukseskan niat baik ini.

” Pendidikan ini gratis dan dibiayai oleh negara, kita sangat siap menyambutnya. Lahan kita sudah ada 10 Ha, dan sebagai bentuk kesiapan kita akan buka 1 Rombel tahun ini, sambil semuanya dipersiapkan,” tandasnya.

Kata Bupati Markus, sekolah rakyat ini gratis bagi para pelajar dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

” Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan serta dapat menjadi solusi efektif  memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah rakyat juga  bakal menggunakan konsep boarding school alias asrama, ” Pungkasnya.