Ambon, Tualnews.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Tayando Kota Ambon (ITPERMATA-Ambon) menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Tayando oleh Pemerintah Kota Tual.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kepulauan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.
Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Tual di Desa Tayando Yamtel, Kecamatan Tayando Tam, sebagai simbol dimulainya proyek strategis ini.
Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, Wakil Wali Kota Amir Rumra, dan Ketua DPRD Kota Tual mendapat apresiasi atas inisiatif yang dinilai menjawab langsung kesenjangan pelayanan dasar di wilayah terpencil seperti gugusan Pulau Tayando.
Apresiasi dan Harapan dari Mahasiswa Asal Tayando
Samil Rahareng, salah satu pengurus ITPERMATA Ambon, menyampaikan apresiasi tinggi atas kebijakan pro-rakyat tersebut.
Menurutnya, pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Tayando bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan bentuk keberpihakan nyata terhadap masyarakat yang selama ini terpinggirkan.
“Kami mengapresiasi langkah Bapak Wali Kota dan jajaran. Ini bukan sekadar bangunan, tapi bukti bahwa negara hadir di wilayah terluar. Warga Tayando selama ini harus menempuh perjalanan laut berjam-jam untuk mendapat layanan medis dasar,” ujar Samil.
Ia menambahkan, kehadiran fasilitas kesehatan di Tayando merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat serta pemenuhan hak dasar sebagai warga negara.
Kesehatan: Hak Asasi dan Kewajiban Negara
Samil menekankan, kesehatan adalah hak asasi manusia sebagaimana dijamin dalam UUD 1945. Karena itu, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh warga, termasuk di daerah terpencil.
“Ini bukan soal jarak geografis, tetapi soal keadilan sosial dan kesetaraan. Pembangunan Puskesmas ini mencerminkan prinsip keadilan distributif,” tambahnya.
ITPERMATA Siap Mengawal dan Dorong Partisipasi Warga
Sebagai organisasi yang mewadahi pelajar dan mahasiswa asal Tayando di Ambon, ITPERMATA menegaskan kesiapan mereka untuk mengawal proses pembangunan dari awal hingga tuntas.
Mereka juga mendorong keterlibatan tokoh adat, agama, pemuda, dan masyarakat lokal agar pembangunan dilakukan secara partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan riil warga.
ITPERMATA berharap proyek ini dilaksanakan secara transparan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta mengedepankan kearifan lokal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih dari Sekadar Bangunan: Tonggak Perubahan Sosial
ITPERMATA melihat pembangunan ini sebagai awal dari perubahan besar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan.
Layanan medis yang mudah dijangkau diharapkan dapat meningkatkan rasa aman, produktivitas, dan kesejahteraan warga.
“Kami harap ke depan tersedia tenaga medis tetap, fasilitas yang memadai, dan sistem rujukan yang cepat. Puskesmas ini harus jadi simbol hadirnya negara untuk rakyat,” pungkas Samil.
ITPERMATA Ambon juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Tayando, baik yang di kampung maupun di perantauan, untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pembangunan ini demi mewujudkan visi-misi Pemerintah Kota Tual.