Tual, Tualnews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku memberikan apresiasi tinggi kepada PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara dan PLN UPT 3 Tual atas terealisasinya layanan listrik 24 jam penuh di Kecamatan Tayando Yamtel, Kota Tual.
Peresmian layanan listrik 24 jam berlangsung pada Sabtu (20/09/2025) pukul 15.00 WIT di pusat Ibu Kota Kecamatan Tayando Tam.
Kehadiran layanan ini disambut antusias oleh masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan energi listrik.
Komitmen Pemerataan Energi
Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan kehadiran listrik 24 jam menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan energi hingga ke pelosok negeri.
“PLN Wilayah dan PLN UPT 3 Tual telah membuktikan komitmennya melayani masyarakat tanpa membedakan lokasi, baik di perkotaan maupun pulau-pulau terluar,” ujar Rahantan, dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Senin ( 29 / 9 ).
Menurutnya, percepatan ini menunjukkan keseriusan PLN menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan kawasan timur Indonesia.
Harapan Perluasan
Meski langkah ini dianggap sebagai capaian besar, BEM Nusantara Maluku mendorong PLN memperluas layanan listrik 24 jam ke gugus Tayando lainnya, seperti PLTD Tayando Langgir yang melayani tiga desa, yakni Tayando Langgir, Tayando Ohoiel, dan Tayando Yamru—serta Dusun Vadol.
“Capaian di Tayando Tam harus menjadi awal pemerataan listrik di seluruh Tayando. Kami mendorong PLN mengoptimalkan pelayanan di Langgir, Tam, dan pulau-pulau lain,” tambah Rahantan.
Motor Pertumbuhan Ekonomi
BEM juga menilai hadirnya listrik 24 jam bukan sekadar penerangan, melainkan motor penggerak pertumbuhan ekonomi kepulauan.
Sektor UMKM, perikanan, pendidikan, dan kesehatan akan terdorong berkembang dengan dukungan energi stabil.
“Dengan listrik stabil, anak-anak bisa belajar lebih baik, nelayan mengolah hasil tangkapan dengan efisien, dan usaha kecil tumbuh. Ini multiplier effect luar biasa bagi ekonomi lokal,” jelas Rahantan.
Dorongan untuk Kampung Nelayan
Selain itu, BEM Maluku mendorong pentingnya penetapan Kampung Nelayan, Tayando Yamru, sebagai kawasan potensial penerapan listrik 24 jam. Wilayah ini dinilai memiliki potensi besar di sektor perikanan dan ekonomi mikro.
“Dengan listrik yang stabil, Nelayan bisa jadi pusat pertumbuhan baru di Tayando,” tegasnya.
BEM Nusantara Maluku berharap keberhasilan PLN di Tayando Yamtel menjadi inspirasi percepatan pembangunan di wilayah kepulauan lainnya.