TUAL, Tualnews.com — Perpustakaan Kemilau Ohoi Taar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Setelah pada tahun 2024 ditetapkan sebagai salah satu dari 25 perpustakaan terbaik di Indonesia, kini di tahun 2025 lembaga literasi dari Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, itu kembali menembus 12 besar nasional dalam ajang Apresiasi Perpustakaan Desa/Ohoi dan Kelurahan Terbaik Tahun 2025 yang digelar oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi Perpusnas Nomor 6662/14/PPM.061/IX/2025, yang menjadi bukti nyata konsistensi dan inovasi Perpustakaan Kemilau Ohoi Taar dalam menjalankan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual, M. Renwarin, dalam keterangan tertulisnya kepada Tualnews.com, Selasa ( 14 / 10 / 2025 ).
” Sejak 2018, TPBIS menjadi program unggulan nasional yang digagas Perpusnas bersama Bappenas untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat, bukan sekadar tempat membaca, melainkan ruang pemberdayaan, pembelajaran, dan peningkatan kualitas hidup warga, ” Ungkapnya.
Kata Renwarin, selama empat tahun berturut-turut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual berhasil menjalankan program ini dengan hasil yang nyata.
” Salah satu buktinya adalah pengakuan Perpusnas tahun 2024, di mana Perpustakaan Kemilau Ohoi Taar meraih nilai tertinggi dalam Key Performance Indicator (KPI), sebuah alat ukur penting untuk menilai keberhasilan organisasi mencapai tujuan strategis, ” Jelasnya.
Prestasi tersebut, kata Kadis Dispersip bahkan diabadikan dalam sebuah video dokumenter resmi Perpusnas yang tayang di kanal YouTube nasional, menampilkan dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan oleh perpustakaan di tengah masyarakat Ohoi Taar.
Kadis mengakui, puncak kebanggaan tahun ini akan hadir pada Rabu, 22 Oktober 2025, saat Tim Penilai Independen dari Jakarta dijadwalkan tiba di Kota Tual.
” Salah satu tokoh yang turut hadir adalah Kang Maman Suherman penulis, jurnalis, dan pegiat literasi nasional yang dikenal luas lewat karya-karyanya yang menggugah kesadaran sosial dan kemanusiaan, ” Ujarnya.
Dikatakan, kehadiran Kang Maman bukan sekadar sebagai juri, tetapi juga sebagai inspirator dalam Talkshow Literasi Nasional yang akan digelar pada hari kedua di Aula Kantor Walikota Tual.
Acara ini diharapkan menjadi momentum emas bagi seluruh masyarakat dan pegiat literasi di Kota Tual untuk memperkuat budaya baca dan menumbuhkan semangat inklusi sosial melalui perpustakaan.
“Perpustakaan bukan hanya tempat buku disimpan, tapi tempat masa depan masyarakat dibangun,”
demikian filosofi yang tampaknya benar-benar diwujudkan oleh Perpustakaan Kemilau Ohoi Taar, dari sebuah ohoi kecil di Tual, kini cahayanya memancar ke seluruh Indonesia.