Dobo, Tualnews.com – Komitmen pembenahan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, kini tak lagi sekadar wacana.
Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wasurwut, dalam wawancara bersama Tualnews.com, Jumat malam ( 13 / 2 / 2026 ), memastikan proses peningkatan infrastruktur dan sistem layanan terus digenjot, demi menjawab keluhan klasik masyarakat seperti ruang tunggu sempit, sanitasi kurang layak, hingga tata kelola yang belum sepenuhnya tertib.
Menurut Ruswan, infrastruktur utama pelabuhan telah rampung dan kini memasuki tahap finishing serta pemeliharaan.
Kata dia, fokus pembenahan diarahkan pada ruang tunggu penumpang, penataan kantor pelayanan, hingga penyempurnaan sarana pendukung, agar wajah pelabuhan lebih representatif dan selaras dengan standar pelayanan modern.
“Pelabuhan adalah pintu gerbang daerah. Kalau pintu masuknya semrawut, citra daerah ikut tercoreng,” tegasnya.

Dermaga Siap, Layanan Harus Selevel
Secara teknis, Kepala UPP Kelas III Dobo, mengakui pelabuhan ini memiliki dermaga sepanjang 365 meter dan trestle 55 meter dengan lebar 12 meter.
” Kapal hingga 1.500 GT dengan panjang sekitar 155 meter dapat dilayani. Kapal penumpang seperti KM Sirimau pun bisa bersandar sesuai standar operasional, ” Ujarnya.
Ruswan menegaskan, pembenahan kini menyasar aspek yang langsung dirasakan masyarakat yakni perbaikan sanitasi, peningkatan pencahayaan, sirkulasi udara yang lebih baik, hingga penambahan perlengkapan teknis seperti lampu penerangan untuk mendukung operasional malam hari.
Kata Ruswan, penataan areal pelabuhan tak luput dari evaluasi.
” Area parkir yang selama ini dinilai belum tertata optimal akan diperluas untuk mengurai kepadatan kendaraan saat jadwal kapal padat. Dukungan pengaspalan akses masuk dari pemerintah daerah disebut menjadi langkah konkret memperlancar mobilitas penumpang dan distribusi barang, ” Terangnya.
Langkah ini dinilai penting, mengingat pelabuhan bukan hanya simpul transportasi, tetapi juga urat nadi ekonomi Kepulauan Aru.
Menuju Sistem Digital dan Fasilitas Humanis
Kepala UPP Kelas III Dobo juga membidik transformasi layanan berbasis teknologi.
” Penerapan sistem boarding pass digital menjadi target ke depan, disertai peningkatan sistem informasi jadwal yang lebih terintegrasi, ” Katanya.
Selain itu, menurut Ruswan, rencana pemasangan tangga kapal berkanopi menjadi respons atas keluhan penumpang yang kerap kehujanan saat proses naik-turun kapal.
Komitmen ini, menurut Ruswan, bukan sekadar proyek fisik, tetapi perubahan paradigma pelayanan.
“Target kami jelas, pelabuhan yang tertib, aman, nyaman, dan membanggakan masyarakat Aru,” pungkasnya.